ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CORE


Ertin Aini Farhatin , 4101414044 (2018) ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CORE. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CORE]
Preview
PDF (ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DITINJAU DARI SELF EFFICACY SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CORE) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Pada pembelajaran matematika siswa masih mengalami kesulitan ketika mengubah permasalahan dalam bentuk soal cerita menjadi simbol atau gambar matematika. Hal ini terkait dengan kemampuan representasi matematis siswa. Keyakinan diri (self efficacy) siswa masih kurang ketika belajar mengenai matematika. Keyakinan diri atau self efficacy perlu dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pada penelitian ini diterapkan model pembelajaran CORE. Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketuntasan klasikal kemampuan siswa pada aspek kemampuan representasi matematis, rata-rata kemampuan representasi matematis siswa pada pembelajaran model CORE dan Discovery Learning, dan mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa berdasarkan kelompok self efficacy atas, tengah, dan bawah. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kudus. Dengan teknik random sampling terpilih, kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah siswa 30 dan kelas VIII D sebagai kelompok kontrol dengan jumlah siswa 30. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah hasil tes kemampuan representasi matematis yang kemudian dianalisis menggunakan uji perbedaan dua proporsi dan uji perbedaan dua rata-rata. Kemudian dilakukan wawancara pada 6 siswa dari data pengelompokan self efficacy atas, tengah, dan bawah yang masing-masing penggolongan terdiri dari 2 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, hasil pembelajaran model CORE mencapai ketuntasan klasikal; rata-rata kemampuan representasi matematis siswa pada pembelajaran CORE lebih baik dari pada pembelajaran Discovery Learning; dan siswa dengan self efficacy tinggi dan sedang sudah mampu mencapai semua indikator kemampuan representasi matematis walaupun masih terdapat kekurang telitian dalam pengerjaan, sedangkan siswa dengan self efficacy rendah masih terdapat beberapa indikator yang belum tercapai yaitu indikator penyelesaian masalah dengan melibatkan ekspresi matematis dan menuliskan interpretasi dari suatu representasi.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Representasi Matematis, CORE, Self Efficacy.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: dina nurcahyani perpus
Date Deposited: 10 Feb 2020 14:32
Last Modified: 10 Feb 2020 14:32
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34954

Actions (login required)

View Item View Item