TOPENGKLANACIREBON: BENTUK KOREOGRAFI DALAM PENDEKATAN ETNOKOREOLOGI


Jumega Eka Diani Yuwanda Diningrum , 2501412051 (2019) TOPENGKLANACIREBON: BENTUK KOREOGRAFI DALAM PENDEKATAN ETNOKOREOLOGI. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of TOPENGKLANACIREBON: BENTUK KOREOGRAFI DALAM PENDEKATAN ETNOKOREOLOGI]
Preview
PDF (TOPENGKLANACIREBON: BENTUK KOREOGRAFI DALAM PENDEKATAN ETNOKOREOLOGI) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Tari Topeng Klana adalah tari tunggal yang diambil dari cerita Panji, sering disebut Rowana atau Rahwana, tarian yang menggambarkan sifat buruk manusia dengan keangkaramurkaan yang diliputi nafsu duniawi. Dituangkan dalam gerakan yang kuat, tegas dan kasar. Dikemas dengan iringan berlaras prawa namun bisa juga menggunakan laras pelog. Penelitian ini membahas tentang bagaimana bentuk koreografi Topeng Klana. Tujuan penelitian untuk memahami dan mendeskripsikan bentuk koreografi Topeng Klana. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi,data yang dihasilkan merupakan data deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Adshead yang membagi proses analisis ke dalam empat tahapan, teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa koreografi Topeng Klana memiliki proses koreografi yang tidak dapat diketahui karena tarian sudah jadi dan sudah ada sejak lama. Kepiawaian penari dalam mengekspresikan topeng dan gerak berkaitan dengan penampilan setiap penari sehingga memunculkan gaya tersendiri. Bentuk penyajian Tari Topeng Klana terdiri dari tiga gerak pokok yaitu Dodoan (gerak pembuka), Unggah Tengah (gerak inti) dan Geder (gerak penutup). Bagian pembuka ada 20 ragam gerak diiringi Gonjing Dodoan, Gonjing Unggah, Gonjing Sarung/Golok Ilang, waktu pembagian dari menit pertama sampai dengan menit ke 06:30. Bagian isi ada 27 ragam gerak diiringi Gonjing Unggah Tengah, waktu pembagian dari menit ke 06:30 - 11:29. Bagian penutup ada 3 ragam gerak diiringi Gonjing Geder, waktu pembagian dari menit ke 11:29 – 12:11. Bentuk penyajiannya meliputi gerak, iringan, tata rias, tata busana dan properti. Peneliti berharap Tari Topeng Klana dapat dikembangkan lagi secara penyajiannya dengan tidak mengurangi atau mengubah bentuk yang sudah ada. Mengingat tarian ini merupakan karya tari yang sudah diwarisi dari leluhurnya, supaya lebih menarik dan diminati oleh masyarakat serta sebagai bentuk upaya dalam mempertahankan tarian khas Cirebon dengan terus melestarikan Tari Topeng Klana kepada generasi muda.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Topeng Klana, Bentuk Koreografi, Etnokoreologi
Subjects: N Fine Arts > NL Theater and Dance
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Seni Drama, Tari, dan Musik, S1 (Pendidikan Seni Tari)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 07 Feb 2020 21:36
Last Modified: 07 Feb 2020 21:36
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34929

Actions (login required)

View Item View Item