HUBUNGAN INTERTEKSTUAL PADA TIGA DONGENG PILIHAN DALAM HISTOIRES OU CONTES DU TEMPS PASSÉ KARYA CHARLES PERRAULT DAN LE CONTEUR AMOUREUX KARYA BRUNO DE LA SALLE : KAJIAN INTERTEKSTUAL BERDASARKAN PEMIKIRAN JULIA KRISTEVA


Aryo Iguh Kastowo , 2311414041 (2019) HUBUNGAN INTERTEKSTUAL PADA TIGA DONGENG PILIHAN DALAM HISTOIRES OU CONTES DU TEMPS PASSÉ KARYA CHARLES PERRAULT DAN LE CONTEUR AMOUREUX KARYA BRUNO DE LA SALLE : KAJIAN INTERTEKSTUAL BERDASARKAN PEMIKIRAN JULIA KRISTEVA. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of HUBUNGAN INTERTEKSTUAL PADA TIGA DONGENG PILIHAN DALAM HISTOIRES OU CONTES DU TEMPS PASSÉ KARYA CHARLES PERRAULT DAN LE CONTEUR AMOUREUX KARYA BRUNO DE LA SALLE : KAJIAN INTERTEKSTUAL BERDASARKAN PEMIKIRAN JULIA KRISTEVA]
Preview
PDF (HUBUNGAN INTERTEKSTUAL PADA TIGA DONGENG PILIHAN DALAM HISTOIRES OU CONTES DU TEMPS PASSÉ KARYA CHARLES PERRAULT DAN LE CONTEUR AMOUREUX KARYA BRUNO DE LA SALLE : KAJIAN INTERTEKSTUAL BERDASARKAN PEMIKIRAN JULIA KRISTEVA) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan elemen-elemen intertekstual berupa: (1) alusi, (2) adaptasi, (3) indikasi, dan (4) quotasi pada tiga dongeng pilihan karya Bruno de la Salle yang mengacu pada tiga dongeng pilihan lainnya karya Charles Perrault. Adapun pendekatan yang digunakan adalah intertekstual Julia Kristeva dalam kerangka model analisis intertekstual mikro. Objek material yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga dongeng pilihan karya Bruno de la Salle, Le Prince Tout Bleui, Le Chat Qui Vient d’On Ne Sait Où, Petit Caillou et Brin de Laine dalam antologi Le Conteur Amoureux yang terbit pada tahun 1995, dan tiga dongeng lainnya karya Charles Perrault, La Barbe Bleue, Le Maître Chat ou Le Chat Botté, Le Petit Poucet yang muncul pada tahun 1697 dalam antologi Histoires ou Contes du Temps Passé. Penelitian ini menggunakan metode komparatif-kualitatif, sedangkan teknik analisisnya, penelitian ini menggunakan teknik perbandingan intertekstual. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) hubungan intertekstual dongeng Le Prince Tout Bleui dengan dongeng La Barbe Bleue ditandai dengan munculnya elemen-elemen intertekstual berupa 1 alusi tokoh, 2 adaptasi, 6 indikasi, dan 2 quotasi; (2) hubungan intertekstual dongeng Le Chat Qui Vient d’On Ne Sait Où dengan dongeng Le Maître Chat ou Le Chat Botté ditandai dengan munculnya 2 alusi tokoh, 2 adaptasi, 3 indikasi, dan 1 quotasi; dan (3) hubungan intertekstual dongeng Petit Caillou et Brin de Laine dengan dongeng Le Petit Poucet ditandai dengan munculnya 1 alusi tokoh, 2 adaptasi, 3 indikasi, dan 2 quotasi. Penelitian ini dibatasi oleh permasalahan pada unsur-unsur tekstual berupa alusi, adaptasi, indikasi, dan quotasi yang terdapat di dalam tiga dongeng Bruno de la Salle dengan mengaitkannya dengan tiga dongeng lainnya karya Charles Perrault. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, peneliti menyarankan kepada pembaca untuk menerapkan teori intertekstual yang digagas oleh Julia Kristeva dengan menggunakan model analisis intertekstual lainnya pada berbagai macam genre sastra, seperti roman, puisi, dan drama.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Intertekstualitas, Intertekstualitas Mikro, Dongeng, Alusi, Adaptasi, Indikasi, Quotasi
Subjects: P Language and Literature > PU French Literature
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Perancis (S1)
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 27 Jan 2020 15:38
Last Modified: 27 Jan 2020 15:38
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34816

Actions (login required)

View Item View Item