PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI TARI DI SD PIUS KOTA TEGAL


Dini Sinta Sari , 1401415202 (2019) PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI TARI DI SD PIUS KOTA TEGAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 1401415202_Optimized.pdf]
Preview
PDF
Download (732kB) | Preview

Abstract

Seni tari dilaksanakan dalam pembelajaran di sekolah dasar bertujuan untuk membekali siswa dengan pengalaman estetik berupa kegiatan berekspresi dan berapresiasi tari. Pembelajaran seni tari rutin dilaksanakan di SD Pius Kota Tegal sebagai program kegiatan pembelajaran yang telah terprogram oleh sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsi pelaksanaan pembelajaran seni tari dan mendeskripsi faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran seni tari di SD Pius Kota Tegal yang semoga bisa menjadi rekomendasi di masa mendatang Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan, yaitu kepala sekolah, guru seni tari, guru kelas, dan siswa. Data sekunder diperoleh dari hasil dokumentasi, hasil observasi, dan teori yang mendukung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis dilakukan dengan (1) pengolahan data di lapangan, (2) reduksi, (3) penyajian data (4) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran seni tari di SD Pius Kota Tegal terdiri dari tiga kegiatan pembelajaran yaitu (1) pembelajaran intrakurikuler; (2) pembelajaran kokurikuler; dan (3) pembelajaran ekstrakurikuler. Pembelajaran intrakurikuler dilaksanakan di dalam kelas oleh guru kelas yang berpedoman pada kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Kurikulum 2013. Pembelajaran kokurikuler dilaksanakan oleh guru tari sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan yang bertujuan untuk meberikan pengalaman menari peserta didik dan sebagai penyempurna pembelajaran intrakurikuler. Pembelajaran ekstrakurikuler dilaksanakan di jam khusus yaitu pada sore hari tiap satu minggu sekali yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik di bidang seni tari. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari tiga kegiatan pokok pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi) dilaksanakan guru dengan masih ada ketidaktertiban. Hambatan yang dikeluhkan adalah mengenai kualitas sumber daya manusia pada guru dan peserta didik, sarana penunjang pembelajaran, dan alokasi waktu pembelajaran. Saran yang diberikan dari hasil penelitian ini adalah guru hendaknya memperbaiki kembali konsep pembelajaran seni tari, memberikan motivasi kepada peserta didik agar lebih berminat dan bersemangat mengikuti pembelajaran seni tari dan meningkatkan kembali koordinasi dan komunikasi antar guru.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Ekstrakurikuler; Intrakurikuler; Kokurikuler; Seni Tari.
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Depositing User: Retma IF UPT Perpus
Date Deposited: 20 Jan 2020 20:42
Last Modified: 20 Jan 2020 20:42
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34614

Actions (login required)

View Item View Item