Keefektifan Pendekatan Analisis Transaksional untuk Mengembangakan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI SMA Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006.

Iin Maesyaroh, 1301401001 (2006) Keefektifan Pendekatan Analisis Transaksional untuk Mengembangakan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI SMA Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Keefektifan Pendekatan Analisis Transaksional untuk Mengembangakan Kecerdasan Emosional Siswa Kelas XI SMA Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006.) - Published Version
Download (70Kb)

    Abstract

    Kecerdasan emosional pada siswa kelas XI SMU Purusatama cenderung kurang. Hal ini tampak pada perilaku siswa seperti tidak masuk sekolah tanpa keterangan, pulang sebelum pelajaran selesai, terlambat, berkelahi. Untuk mengembangkan kecerdasan emosi siswa digunakan pendekatan analisis transaksional. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui keefektifan pendekatan analisis transaksional untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa kelas XI SMA Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai wahana pengembangan ilmu pengetahuan dan sebagai masukan untuk kegiatan bimbingan dan konseling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMU Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006 yang berjumlah 52 siswa. Dengan menggunakan purposive sampling diperoleh 20 siswa yang memiliki kecerdasan emosional rendah sebagai subjek penelitan. Metode pengumpulan data dari penelitian ini, menggunakan skala psikologi berupa skala kecerdasan emosional yang diberikan pada awal dan akhir perlakuan, yang telah diuji validitasnya dengan menggunakan rumus korelasi product moment dan reliabilitasnya dengan menggunakan rumus alpha. Analisis datanya menggunakan statistik non parametrik berupa uji wilcoxon. Berkembangnya kecerdasan emosional dapat dilihat dari perilaku siswa yang mengalami perkembangan perilaku yang lebih baik yang sesuai dengan tahap perkembangannya, setelah masalah mereka dipecahkan melalui proses konseling dengan menggunakan teknik konseling dalam pendekatan analisis transaksional. Berkembangnya kecerdasan emosional juga tampak pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kecerdasan emosional siswa kelas XI SMU Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006 sebelum mendapatkan pendekatan analisis transaksional berada pada kategori sedang dengan rata-rata 60, 93% dan setelah mendapat perlakuan pendekatan konseling analisis transaksional berada pda kategori tinggi dengan rata-rata 73, 96%. Hasil uji wilcoxon menunjukan bahwa nilai Zhitung = - 3,920 dengan Ztabel = 1, 96, jadi nilai Zhitung > Ztabel. Hasil tersebut menunjukan adanya hubungan yang signifikan, hal ini berarti bahwa pendekatan analisis transaksional efektif untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas XI SMA Purusatama Semarang Tahun Pelajaran 2005/2006. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pendekatan analisis transaksional efektif untuk mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Sehubungan dengan hal tersebut diharapkan guru pembimbing di SMA Purusatama Semarang hendaknya dapat mempelajari, memahami, dan menerapkan pendekatan konseling untuk membantu memecahkan masalah siswa terutama untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 15 Aug 2011 21:22
    Last Modified: 15 Aug 2011 21:22

    Actions (login required)

    View Item