PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PERLINDUNGAN KEKERASAN PADA ANAK DI KABUPATEN BANJARNEGARA


Suci Dwi Haryanti , 3301415075 (2019) PERAN PUSAT PELAYANAN TERPADU PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PERLINDUNGAN KEKERASAN PADA ANAK DI KABUPATEN BANJARNEGARA. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of 3301415075maria.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Kasus kekerasan yang terjadi pada anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut diantaranya korban menganggap kasus tersebut merupakan sebuah aib yang harus dirahasiakan dan merasa tidak perlu dilaporkan. Selain itu, masyarakat juga menganggap bahwa kekerasan tersebut merupakan masalah kecil yang cukup diselesaikan dengan cara kekeluargaan. Hal tersebut membuat beberapa kasus yang dialami korbantidak terselesaikan dengan baik karena tidak adanya pengaduan dan penanganan yang tepat dari pihak terkait. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui 1) Peran Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam perlindungan kekerasan pada anak di Kabupaten Banjarnegara; 2) Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dalam perlindungan kekerasan pada anak di Kabupaten Banjarnegara. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah anak sebagai korban kekerasan di Kabupaten Banjarnegara tahun 2018. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber. Teknik analisis data yaitu berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan atau verifikasi data Hasil penelitian menunjukan peran Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Kabupaten Banjarnegara adalah memberikan layanan program pencegahan dini kepada masyarakat, layanan psikologis, layanan fisik, layanan hukum, layanan spiritual, dan layanan reintegrasi sosial kepada anak sebagai korban kekerasan. Pendekatan penanganan kekerasan pada anak-anak dengan memberikan empati dan rasa nyaman yang lebih kepada anak-anak.P2TP2A Banjarnegara telah menjalankan SOP dengan baik Faktor pendorong P2TP2A Banjarnegara yaitu adanya komitmen dan kerjasama dalam anggota maupun lintas sektor. faktor penghambat P2TP2A Banjarnegara yaitu ketertutupan korban kekerasan untuk bercerita dan keterbatasan tenaga kerja. Saran bagi P2TP2A Banjarnegara yaitu perlu adanya informasi akses daring seperti website, link, blog yang terkait dengan P2TP2A Banjarnegara. Selain itu, perlu adanya penambahan staf atau kepungurusan di P2TP2A Kabupaten Banjarnegara. Anak perlu mendapat pengawasan dari masyarakat

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Peran, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Perlindungan, Kekerasan Anak.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: S.Hum Maria Ayu
Date Deposited: 26 Dec 2019 20:13
Last Modified: 26 Dec 2019 20:13
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/34016

Actions (login required)

View Item View Item