PENGUASAAN LEKSIKON NOMINA DAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB NEGERI UNGARAN


Nofita Dewi Agistia, 2111415028 (2019) PENGUASAAN LEKSIKON NOMINA DAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB NEGERI UNGARAN. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of PENGUASAAN LEKSIKON NOMINA DAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB NEGERI UNGARAN]
Preview
PDF (PENGUASAAN LEKSIKON NOMINA DAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNAGRAHITA SEDANG DI SLB NEGERI UNGARAN) - Published Version
Download (3MB) | Preview

Abstract

Penelitian tentang pemerolehan bahasa telah sejak lama dilakukan oleh para ahli sehingga menghasilkan berbagai teori tentang pemerolehan bahasa. Pemerolehan bahasa berlangsung secara bertahap, salah satu tahapannya yaitu pemerolehan leksikon. Pada anak normal, proses pemerolehan bahasa berlangsung secara normal tanpa hambatan, namun pada anak yang mengalami keterbelakangan mental seperti tunagrahita proses pemerolehan berlangsung lebih lambat, termasuk pada tahapan leksikon. Berdasarkan hasil observasi terhadap pemerolehan bahasa anak tunagrahita sedang di SLB Negeri Ungaran, ditemukan beberapa hal, yaitu, keterlambatan pemerolehan leksikon pada anak sehingga berpengaruh ketika anak diajak berkomunikasi, jika hal tersebut tidak diperhatikan maka sangat mungkin anak akan sulit menerima rangsangan dari luar dirinya karena tidak adanya kesamaan konsep antara anak dengan guru atau orang tua. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana penguasaan leksikon anak tunagrahita agar guru dan orang tua dapat menyesuaikan diri dengan kemampuan anak ketika proses pembelajaran di sekolah maupun ketika komunikasi dengan anak, agar materi yang disampaikan ketika di sekolah sesuai dengan kemampuan anak dan dapat diterima anak dengan baik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya karakteristik dalam penguasaan leksikon pada anak penyandang tunagrahita sedang di SLB Negeri Ungaran, yaitu; (1) penguasaan leksikon pada anak tunagrahita sedang lebih rendah dibanding dengan anak normal, (2) Pada umumnya anak mengalami kesulitan dalam mengingat, seperti ketika peneliti mengajarkan kosakata baru pada anak, kemudian ketika ditanya di lain waktu anak sudah lupa dengan kosakata yang diajarkan, (3) banyak mengalami perubahan bunyi ketika menuturkan leksikon, (4) Anak banyak menggunakan bahasa ibunya (bahasa Jawa) ketika mengucapkan leksikon. Ditemukan juga beberapa perubahan bunyi yang terjadi ketika anak menuturkan leksikon, yaitu, (1) asimilasi, (2) disimilasi, (3) modifikasi vokal, (4) metatesis, (5) zeroisasi, (6) monoftongisasi, (7) anaptiksis, dan (8) metatesis. Selanjutnya, kemampuan berbicara pada anak tunagrahita sedang di SLB Negeri Ungaran diklasifikasikan menjadi 3 yaitu, (1) kemampuan berbicara pada kelompok anak yang menguasai kurang dari 50 leksikon, (2) Kemampuan berbicara pada kelompok anak yang menguasai antara 50 sampai 100 leksikon, (3) kemampuan berbicara pada kelompok anak yang menguasai lebih dari 100 leksikon

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: penguasaan leksikon, perubahan bunyi, kemampuan berbicara, anak tunagrahita sedang
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Sastra
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: mahargjo hapsoro adi
Date Deposited: 12 Dec 2019 13:24
Last Modified: 12 Dec 2019 13:24
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/33797

Actions (login required)

View Item View Item