INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DITINJAU DARI PENERAPAN TERAPI DIET DI KB-TK TALENTA SEMARANG


Siti Rahayu , 1601414037 (2019) INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DITINJAU DARI PENERAPAN TERAPI DIET DI KB-TK TALENTA SEMARANG. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DITINJAU DARI PENERAPAN TERAPI DIET DI KB-TK TALENTA SEMARANG]
Preview
PDF (INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DITINJAU DARI PENERAPAN TERAPI DIET DI KB-TK TALENTA SEMARANG) - Published Version
Download (743kB) | Preview

Abstract

Autis merupakan kelainan pada syaraf yang terjadi karena bawaan lahir maupun kelainan yang muncul pada saat usia balita, perkembangan yang tidak normal yang ditandani dengan adanya gangguan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Salah satu upaya untuk meminimalisis gangguan yang terjadi pada anak autis perlu dilakukan terapi, salah satunya terapi diet untuk anak autis. Diet yang sering dilakukan pada anak autis yaitu GFCF (Glutein Free Casein Free). Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan interaksi sosial pada anak autis yang melakukan terapi diet dan yang tidak melakukan terapi diet di KB-TK Talenta Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek utama penelitian ini adalah dua anak autis yang menerapkan terapi diet dan dua anak autis yang tidak menerapkan terapi diet. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang diperolah kemudian dianalisis, data disajikan dengan menarik kesimpulan mengenai pemaknaan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi sosial anak autis yang menerapkan terapi diet di KB-TK Talenta Semarang kontak mata ada, ekspresi wajah ketika diajak berkomunikasi datar, terbiasa menggunakan bahasa tubuh ketika berkomunikasi, menoleh ketika dipanggil dengan suara maupun dengan sentuhan walaupun harus beberapa kali panggil, mampu mengucapkan beberapa kata, namun tidak ada inisiatif berbicara sendiri, bergabung dengan temannya walaupun tidak ada interaksi, mengerti perintah sehari-hari dengan tepat.. Sedangkan interaksi sosial anak autis yang tidak menerapkan terapi diet kontak mata ada walaupun sedikit, ekspresi wajah datar, terbiasa menggunakan bahasa tubuh ketika berkomunikasi, ketika dipanggil merespon walaupun tidak konsisten, ada yang mampu berbicara ada yang hanya menggucapkan beberapa kata, tidak bergabung dengan temannya, mengerti perintah walaupun kadang tidak tepat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: autis, gangguan interaksi sosial, terapi diet GFCF.
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD, S1
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru PAUD (S1)
Depositing User: mahargjo hapsoro adi
Date Deposited: 05 Dec 2019 15:13
Last Modified: 05 Dec 2019 15:13
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/33690

Actions (login required)

View Item View Item