KEEFEKTIFAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENURUNKAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA NARAPIDANA LAKI-LAKI


Ni Imas Narendri , 1511414090 (2019) KEEFEKTIFAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENURUNKAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA NARAPIDANA LAKI-LAKI. Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of KEEFEKTIFAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENURUNKAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA NARAPIDANA LAKI-LAKI]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) UNTUK MENURUNKAN KECENDERUNGAN DEPRESI PADA NARAPIDANA LAKI-LAKI) - Published Version
Download (879kB) | Preview

Abstract

Kehidupan narapidana tidak lepas dari permasalahan psikologis yaitu depresi. Depresi merupakan kondisi emosional seseorang yang biasanya ditandai dengan kesedihan yang amat sangat, perasaan tidak berarti dan bersalah, menarik diri dari orang lain, tidak dapat tidur, kehilangan selera makan, hasrat seksual dan minat serta kesenangan dalam aktivitas yang biasa dilakukan. Penelitian menunjukkan bahwa melakukan kegiatan keagamaan secara rutin di dalam Lapas, berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat depresi narapidana. Adanya unsur spiritualitas adalah suatu hal yang membedakan teknik SEFT dengan berbagai teknik terapi yang berbasis energy psychology lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Spiritual Emotional Freedom Technique dapat menurunkan kecenderungan depresi pada narapidana laki-laki. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain satu kelompok (One-Group Pretest-Posttest Design). Subjek penelitian ini adalah Narapidana Laki-laki yang berjumlah 3 orang. Data penelitian diambil dengan menggunakan skala DASS dan skala kecerdasan spiritual sebagai variabel kontrol. Skala DASS terdiri dari 14 aitem. Skala DASS memiliki koefisien validitas aitem antara 0,354 sampai 0,762 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,952. Adapun skala kecerdasan spiritual terdiri dari 24 aitem. Skala Kecerdasan Spiritual memiliki koefisien validitas aitem antara 0,442 sampai 0,769 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,927. Penelitian ini menggunakan analisis Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan nilai signifikansi 0,285 (p<0,01), hipotesis yang menyatakan bahwa “Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) efektif untuk menurunkan tingkat kecenderungan depresi pada narapidana di Lapas Kelas 1 Kedungpane” ditolak. Meskipun tidak signifikan, berdasarkan hasil dari mean empirik pada pretest- postest mengalami penurunan pada semua aspek depresi. Sedangkan pada mean empirik pretest-follow up yang mengalami penurunan ada dua aspek, yaitu self deprecation dan inertia.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Depresi, Spiritual Emotional Freedom Technique dan Narapidana.
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Depositing User: mahargjo hapsoro adi
Date Deposited: 05 Dec 2019 12:47
Last Modified: 05 Dec 2019 12:47
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/33639

Actions (login required)

View Item View Item