PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA PRODUK FASHION (Studi pada Konsumen Swalayan ADA Semarang)


Yoga Aji Saputro , 1511413055 (2019) PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA PRODUK FASHION (Studi pada Konsumen Swalayan ADA Semarang). Under Graduates thesis, UNNES.

[thumbnail of PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA PRODUK FASHION (Studi pada Konsumen Swalayan ADA Semarang)]
Preview
PDF (PENGARUH VISUAL MERCHANDISING TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA PRODUK FASHION (Studi pada Konsumen Swalayan ADA Semarang)) - Published Version
Download (775kB) | Preview

Abstract

Salah satu kebutuhan pokok yang menjadi sasaran keputusan pembelian konsumen adalah produk fashion. Sebagian penyebab terjadinya “bencana fashion” adalah impulsive buying yang tinggi akibat dari kegemaran individu dalam membelanjakan uangnya tanpa adanya kontrol diri yang memadai untuk mengikuti arus perkembangan fashion yang sedang trend. Sebuah toko yang mampu menarik konsumen melalui visual merchandising, dapat meningkatkan impulsive buying. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) gambaran visual merchandising pada konsumen Swalayan ADA Semarang; 2) deksripsi impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang; 3) pengaruh visual merchandising terhadap impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah konsumen swalayan ADA Semarang, berusia dewasa awal (20-30 tahun), dan melakukan pembelian produk fashion. Sampel berjumlah 106 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik simpel random sampling. Data penelitian diambil menggunakan Skala Impulsive Buying dan Skala Visual Merchandising. Skala Impulsive Buying terdiri dari 27 aitem dan koefisien reliabilitas sebesar 0,918. Skala Visual Merchandising terdiri dari 32 aitem dan koefisien reliabilitas sebesar 0,946. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi satu prediktor. Hasil penelitian diperoleh persamaan regresi Y = 46.660 +0.381X. Hasil penelitian juga menemukan bahwa 1) Visual merchandising Swalayan ADA Semarang berada pada kriteria sedang; 2) Gambaran impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang berada pada kriteria sedang; dan 3) terdapat pengaruh visual merchandising terhadap impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang. Nilai F hitung sebesar 14.826 dengan taraf signifikansi 0,000 dimana p<0,05. Hal ini berarti semakin tinggi visual merchandising maka semakin tinggi pula impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang, sehingga hipotesis kerja yang diajukan diterima. Hasil uji regresi diperoleh R-Square 0,125 yang berarti visual merchandising berpengaruh terhadap impulsive buying sebesar 12,5% dan sisanya sebesar 87,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum terungkap dalam penelitian ini. Kesimpulannya ada pengaruh visual merchandising terhadap impulsive buying pada konsumen Swalayan ADA Semarang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: visual merchandising, impulsive buying, fashion
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Psikologi (S1)
Depositing User: mahargjo hapsoro adi
Date Deposited: 04 Dec 2019 16:31
Last Modified: 04 Dec 2019 16:31
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/33624

Actions (login required)

View Item View Item