Metode Pembelajaran Anak Usia Dini (Studi Kasus Di Kelompok Bermain Alam Ar-Ridho Jl. Bukit Kelapa Sawit Blok AA Bukit Kencana Jaya Tembalang Semarang)

I fat Fathonah, 1201401008 (2006) Metode Pembelajaran Anak Usia Dini (Studi Kasus Di Kelompok Bermain Alam Ar-Ridho Jl. Bukit Kelapa Sawit Blok AA Bukit Kencana Jaya Tembalang Semarang). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Metode Pembelajaran Anak Usia Dini (Studi Kasus Di Kelompok Bermain Alam Ar-Ridho Jl. Bukit Kelapa Sawit Blok AA Bukit Kencana Jaya Tembalang Semarang)) - Published Version
Download (22Kb)

    Abstract

    Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Pelaksanaan metode pembelajaran anak usia dini pada kelompok bermain alam Ar-Ridho. 2) Faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode pembelajaran anak usia dini pada kelompok bermain alam Ar-Ridho Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pelaksanaan metode pembelajaran anak usia dini pada kelompok bermain alam Ar-Ridho dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan metode pembelajaran anak usia dini pada kelompok bermain alam Ar-Ridho. Informan dalam penelitian ini sebanyak 4 (empat) orang terdiri dari kepala sekolah, pendidik dan dua orang tua peserta didik. Tahap-tahap penelitian yang dilakukan antara lain: penelitian pra lapangan, pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bshws metode pembelajaran kelompok bermain alam Ar-Ridho yang meliputi aspek-aspek metode bercerita, bernyanyi, bercakap-cakap, karyawisata, demonstrasi, proyek, pemberin tugas, drama, percobaan, exsplorasi, diskusi, studi kasus, problem solving, bermain peran, membuat hasta karya, teknologi sederhana, studi lapanagan, muhadhoroh, mencari, jejak, kunjungan/mengunjungi tokoh, dan out bound. proses pelaksanaan metode pembelajaran yang digunakan di kelompok bermain/play group alam ar-ridho tersebut sudah cukup bagus, karena sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengacu pada menu pembelajaran kelompok bermain yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan nasional (Depdiknas). Penulis menyarankan kepada pihak-pihak yang terkait dalam Kelompok Bermain Alam seperti kepala sekolah, pendidik, dan orang tua anak untuk selalu menjalin hubungan dan kerja sama yang baik. Suatu metode pembelajaran tidak dapat dipaksakan kepada anak usia dini, karena mereka memiliki karakteristik yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Rasa keingintahuan anak usia dini cukup besar sehingga para pendidik dan orang tua harus memberikan bimbingan kepada mereka. Pada proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan selama lima hari dalam satu minggu, sebaiknya pada anak usia dini (Play Group) cukup dilakukan selama tiga hari, agar anak didik tidak terlalu lelah. Dalam satu kelas hendaknya jumlah anak didik sebanyak 15-20 orang dengan tiga orang pendidik, agar kelas dapat terkondisikan. Selain itu pihak-pihak terkait sebaiknya selalu mempertahankan faktorfaktor pendukung yang ada dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia, misalnya dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang ada kaitannya dengan perkembangan anak usia dini. Berkaitan dengan faktor penghambat, penulis menyarankan untuk diminimalkan yaitu dengan cara meningkatkan sarana dan prasarana seperti pengadaan alat permainan edukatif dan alat peraga serta meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada. Terkait dengan metode yang digunakan, yang kurang menarik bagi anak didik, hendaknya pendidik mencari tema yang lebih menarik lagi, yang lebih banyak disukai oleh anak.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 15 Aug 2011 01:29
    Last Modified: 15 Aug 2011 01:29

    Actions (login required)

    View Item