KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING


Afrilia Wulandari , 4101413117 (2017) KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS X DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4101413117.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (348kB) | Preview

Abstract

Kemampuan komunikasi dan Gaya Kognitif siswa berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan model pembelajaran Problem Posing terhadap kemampuan komunikasi siswa, dan mengetahui deskripsi kemampuan komunikasi matematis dan gaya kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian mix methods. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK N 2 Salatiga tahun pelajaran 2016/2017. Sampel dipilih dengan teknik random sampling sehingga terpilih kelas X TMO-A sebagai kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Problem Posing dan kelas X TEI-B sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran Direct Instruction. Subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, diperoleh 11 subjek penelitian berdasarkan hasil tes MFFT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata Kemempuan komunikasi siswa dengan penerapan model pembelajaran problem posing lebih dari 78. (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran problem posing mencapai kriteria ketuntasan secara klasikal. (3) Kemampuan komunikasi matematis siswa kelas X SMK N 2 Salatiga yang memperoleh model pembelajran problem posing lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional (direct instruction) pada materi trigonometri kompetensi dasar grafik fungsi trigonometri kelas X di SMK N 2 Salatiga tahun ajaran 2016/2017. (4) Berdasarkan hasil penelitian siswa impulsif dengan gaya kognitif tinggi, sedeng, rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis dengan tidak menguasai indikator 6 sedangkan indikator yang paling dikuasai adalah indikator 1 dan indikator 4. (5) Berdasarkan hasil penelitian siswa reflektif dengan gaya kognitif tinggi, sedeng, rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis dengan indikator yang paling susah dicapai siswa adalah indikator 6 dan indikator 3 sedangkan indikator yang paling dikuasai adalah indikator 1, 2, 4 dan indikator 5.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: kemampuan komunikasi, gaya kognitif, model pembelajaran Problem Posing
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
L Education > Special Education > Mathematics Education
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 07 Jan 2019 15:06
Last Modified: 05 Apr 2019 14:33
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/32141

Actions (login required)

View Item View Item