PERUBAHAN KANDUNGAN AIR TERHADAP NILAI PENGEMBANGAN PADA TANAH DASAR JALAN PENAWANGAN-PURWODADI


Titi Yuniati, 5101405060 (2010) PERUBAHAN KANDUNGAN AIR TERHADAP NILAI PENGEMBANGAN PADA TANAH DASAR JALAN PENAWANGAN-PURWODADI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PERUBAHAN KANDUNGAN AIR TERHADAP  NILAI PENGEMBANGAN PADA TANAH DASAR  JALAN PENAWANGAN-PURWODADI]
Preview
PDF (PERUBAHAN KANDUNGAN AIR TERHADAP NILAI PENGEMBANGAN PADA TANAH DASAR JALAN PENAWANGAN-PURWODADI) - Published Version
Download (895kB) | Preview

Abstract

Perubahan kandungan air akan mempengaruhi perilaku mengembang ataupun menyusut dari tanah lempung. Namun tidak terdapat cara yang benar-benar mampu untuk menentukan perubahan volume ini secara numerik, hanya saja dapat diketahui hubungan kasar yang telah dijumpai dan cukup diandalkan untuk meramalkan terjadinya perubahan volume yaitu apabila tanah mempunyai IP ≥ 20, maka akan ditemui masalah perubahan volume yang akan memerlukan beberapa tindakan pencegahan. Perubahan volume berhubungan langsung dengan batas susut, dan sebagian berkaitan juga dengan batas plastis dan batas cair, (Bowles, 1991 : 262). Dengan kondisi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai swelling (kembang susut) tanah dasar (subgrade) yang berupa tanah lempung ekspansif dalam keadaan batas susut, batas plastis dan batas cair. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ”seberapa besar nilai pengembangan (swelling) pada tanah dasar (subgrade) yang berupa tanah lempung ekspansif dalam keadaan batas susut, batas plastis dan batas cair. Pelaksanaan penelitian mempunyai 2 variabel, yaitu tanah dan air. Pada variabel tanah terdapat 5 indikator yang akan dilakukan pengujian swelling. Setiap indikator diambil 2 sampel, jadi ada 10 sampel yang akan dilakukan pada penelitian uji swelling. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pada kadar air 20,93 %, (γd) = 1,26 gr/cm3 nilai swellingnya 6,55 %, kadar air 22,53 %, (γd) = 1,25 gr/cm3 nilai swellingnya 6.44 %, kadar air 23,46 %, (γd) = 1,24 gr/cm3 nilai swellingnya 6,15 %, kadar air 24,63 %, (γd) = 1,24 gr/cm nilai swellingnya 5,87 %, kadar air 27,83 %, (γd) = 1,22 gr/cm3 nilai swellingnya 5,65 %, kadar air 27,83 %, (γd) = 1,22 gr/cm3 nilai swellingnya 5,65 %, kadar air 28,32 %, (γd) = 1,22 gr/cm3 nilai swellingnya 4,80 % kadar air 53,16 %, (γd) = 1,04 gr/cm3 nilai swellingnya 0,41 %, kadar air 54,47 %, (γd) = 1,03 gr/cm3 nilai swellingnya 0,38 %, kadar air 76,31 %, (γd) = 0,86 gr/cm3 nilai swellingnya 0,02 % dan pada kadar air 79,33 %, (γd) = 0,85 gr/cm3 nilai swellingnya 0,01 %. Berdasarkan data penelitian dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa berat volume kering yang memiliki nilai berkisar 1 gr/cm3 mencerminkan bahwa semakin kecil kadar air waktu pemadatan menghasilkan nilai swelling yang besar. Sebaliknya semakin besar kadar air waktu pemadatan menghasilkan nilai swelling kecil. Peningkatan swelling terbesar terjadi pada pengurangan kadar air waktu pemadatan antara 20,93 % sampai dengan 53,16 %. Peningkatan swelling kecil terjadi pada pengurangan kadar air waktu pemadatan antara 53,16 % sampai dengan 79,33

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kadar Air (w), Berat Volume Kering (γd), Nilai Swelling.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2011 06:53
Last Modified: 25 Apr 2015 05:05
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/3198

Actions (login required)

View Item View Item