PERILAKU POLITIK PETANI GUREM DALAM PILKADA KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2015 DI DESA LEBENGJUMUK


Muhammad Syofii, 3312413035 (2017) PERILAKU POLITIK PETANI GUREM DALAM PILKADA KABUPATEN GROBOGAN TAHUN 2015 DI DESA LEBENGJUMUK. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3312413035.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (620kB) | Preview

Abstract

Pemilihan kepala daerah merupakan salah satu bentuk pelaksanaan demokrasi dari lini daerah dalam era otonomi daerah. Dalam Pilkada pemilih mempunyai peranan penting, karena ditangan merekalah akan terpilih pemimpin selama satu periode mendatang. Petani merupakan kelompok masyarakat yang memiliki jumlah banyak termasuk di Kabupaten Grobogan yang juga penduduknya di dominasi oleh petani terutama petani gurem. Petani gurem merupakan penduduk sekaligus pemilih dalam Pilkada yang memiliki latar belakang pendidikan kurang, lingkup pergaulan sempit dan juga kebanyakan tinggal didaerah pedesaan yang jauh dari pusat perkotaan, sehingga melatarbelakangi pula minimnya informasi yang masuk. Desa Lebengjumuk merupakan salah satu desa di Grobogan dengan mayoritas penduduk sebagai petani gurem yang juga turut dalam Pilkada serentak tahun 2015. Namun perlu di catat, meskipun berlatar belakang petani namun memiliki angka partisipasi politik lebih tinggi diatas rata-rata partisipasi politik kabupaten yaitu sebesar 71,03%. Sehingga menimbulkan tanya bagaimana dinamika perilaku politik mereka, dengan berlatar belakang pekerjaan sebagai petani namun memiliki angka partisipais politik tinggi. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini ialah: (1) bagaimana perilaku politik petani gurem dalam menggunakan hak pilih pada Pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015 di Desa Lebengjumuk, (2) apakah faktor yang memengaruhi petani gurem dalam dalam menentukan pilihan kepala daerah dalam Pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015 di Desa Lebengjumuk. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis bagaimana perilaku politik petani gurem dalam menggunakan hak pilih pada Pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015 dan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perilaku politik petani gurem dalam menentukan pilihan kepala daerah dala Pilkada Kabupaten Grobogan tahun 2015 di Desa Lebengjumuk. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan ialah data primer dan data sekuder, dengan perolehan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwasannya perilaku politik petani gurem dalam menggunakan hak pilih (1) kekuatan perilaku politik petani gurem di Desa Lebengjumuk terdapat dalam proses sosialisasi yang terjadi antar petani dan dengan pemerintah dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi antar petani yang bersifat homogen tidak mendukung bertambahnya informasi lain terhadap kandidat, dan hubungan dengan pemerintah desa yang komunikasinya bersifat searah juga memengaruhi ideologis mereka untuk nurut terhadap pemerintah dalam menggunakan hak pilih. (2) faktor lingkungan sosial politik tidak langsung berupa sistem politik yang menempatkan sistem kepemimpinan tradisional, sistem ekonomi yang menempatkan petani sebagai pihak yang membutuhkan sehingga menerima imbalan untuk memberikan suara, dan juga sistem sosial petani gurem yang minim informasi, dan bersifat menurut dan didukung faktor lingkungan sosial politik langsung dari petani yaitu kepribadian, keadaan keluarga, dan kelompok pergaulan dari petanai mampu untuk memengaruhi perilaku politik mereka dalam memilih pemimpin. Saran yang dapat disampaikan sampaikan penulis ialah sebagai berikut: (1) berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka saran yang dapat direkomendasikan supaya partai politik dan kandidat melakukan kampanye dan pendidikan politik secara langsung dengan menjangkau desa terpencil, dan juga kader partai politik di desa lebih memasarkan program kerja yang ditawarkan oleh partainya atau kandidatnya daripada hanya memberikan imbalan, sehingga pemilih petani gurem mengetahui dan memilih berdasar visi, misi, program kerja dan track record kandidat. (2) Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan saran yang dapat diberikan kepada pemilih petani gurem dalam Pemilu hendaknya juga memperhatikan dari visi, misi, dan program kerja serta track record terhadap kandidat yang akan dipilih, dan jangan hanya mengandalkan imablan semata, supaya calon terpilih merasa bertanggungjawab untuk merealisasikan program kerjanya

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Perilaku politik, Petani, Pilkada
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
J Political Science > JS Local government Municipal government > Political Behavior
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
Date Deposited: 13 Dec 2018 19:15
Last Modified: 05 Apr 2019 14:10
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/31903

Actions (login required)

View Item View Item