AKULTURASI BUDAYA RELIGI ISLAM DAN KEJAWEN SITUS GUNUNG SRANDIL DI DESA GLEMPANG PASIR KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP


Rangga Pradipta Ansori , 3301413049 (2017) AKULTURASI BUDAYA RELIGI ISLAM DAN KEJAWEN SITUS GUNUNG SRANDIL DI DESA GLEMPANG PASIR KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3301413049.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (463kB) | Preview

Abstract

Perbedaan pendapat tentang bentuk-bentuk tradisi dan kebudayaan masyarakat dengan nilai-nilai agama sering kali menimbulkan konflik antar sesama anggota masyarakat. Pada dasarnya tiap-tiap tradisi dan budaya dalam kehidupan masyarakat Islam telah mengalami proses akulturasi antara satu budaya dengan budaya lainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bentuk-bentuk akulturasi budaya religi dalam kehidupan masyarakat, serta melihat bagaimana gambaran kepercayaan yang ada pada umat beragama di masyarakat sekitar Situs Gunung Srandil, Desa Glempang Pasir, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Fokus penelitian ini adalah bentuk-bentuk akulturasi budaya religi antara masyarakat Islam dengan masyarakat penganut kepercayaan Kejawen Situs Gunung Srandil, di Desa Glempangpasir, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Peneliti menitikberatkan penelitianya kepada kehidupan masyarakat sekitar Situs Gunung Srandil. Objek pengamatan utamanya adalah budaya religi Islam, budaya religi kepercayaan Kejawen, tradisi lokal masyarakat Desa Glempangpasir, kegiatan sosial masyarakat Desa Glempangpasir, serta budaya baru yang muncul akibat proses akulturasi yang terjadi antara masyarakat Islam dengan masyarakat Kejawen. Proses Akulturasi budaya religi yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Desa Glempang Pasir selama bertahun-tahun tentunya sangat penting untuk meredam perbedaan-perbedaan dalam kehidupan masyarakat yang berpotensi menimbulkan perpecahan dan konflik. Hal ini dapat dilihat dari beberapa tradisi dan budaya masyarakat yang muncul dari proses akulturasi budaya religi tersebut, sehingga tradisi dan budaya yang bersifat umum dan dapat dilaksanakan secara bersama-sama oleh setiap warga masyarakat. Akulturasi budaya religi pada masyarakat Desa Glempangpasir berlangsung dengan baik, serta menjembatani terwujudnya kehidupan masyarakat yang penuh rasa toleransi dan menghargai satu sama lain. Akulturasi Budaya Religi di Desa Glempangpasir sudah berjalan dengan baik juga tidak lepas dari peran pemerintah desa dan masyarakat, harapanya proses akulturasi yang sudah berjalan dengan baik dapat memperkokoh kerukunan antar anggota masyarakat. Jika kerukunan dalam kehidupan masyarakat sudah terwujud, maka potensi timbulnya konflik dan pertentangan dalam kehidupan masyarakat akan dapat dihindari.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Akulturasi, Budaya Religi, Gambaran Kepercayaan
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > Interfaith Tolerance
L Education > Special Education > Civic Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 07 Dec 2018 14:09
Last Modified: 30 Mar 2019 15:00
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/31828

Actions (login required)

View Item View Item