PENINGKATAN ANGKA PARTISIPASI PEMILIH OLEH KPU KOTA SEMARANG DALAM PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2015


Bambang Hermant, 3301413019 (2017) PENINGKATAN ANGKA PARTISIPASI PEMILIH OLEH KPU KOTA SEMARANG DALAM PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SEMARANG TAHUN 2015. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3301413019.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (529kB) | Preview

Abstract

Negara Indonesia adalah negara demokrasi. Wujud dan mekanisme demokrasi di daerah adalah pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada). Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai mekanisme berdemokrasi perlu dievaluasi secara terus-menerus. KPU Kota Semarang berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2015. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan peningkatan angka partisipasi pemilih oleh KPU Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Fokus penelitian adalah upaya dan program KPU Kota Semarang sebagai peningkatan angka partisipasi pemilih dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang tahun 2015. Sumber data diperoleh dari informan, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan angka partisipasi pemilih melalui (1) program sosialisasi melalui media (radio, televisi, koran, dan announcer traffic light); (2) program Tatap Muka, antara lain dengan: a. guru PPKn dan Pelajar, b. ormas dan LSM, c. TP PKK Kota Semarang, d. tokoh agama, e. kaum marjinal. Sedangkan, faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan angka partisipasi pemilih yaitu: program perencanaan yang sudah disusun dengan baik, anggaran yang cukup, sumber daya manusia, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) peningkatan angka partisipasi pemilih dilaksanakan melalui berbagai program oleh KPU Kota Semarang sehingga meningkat 60,02% tahun 2010, menjadi 65,48% tahun 2015; (2) faktor yang mempengaruhi yaitu perencanaan program, anggaran, sumber daya manusia, dan kepercayaan masyarakat. Saran untuk KPU Kota Semarang supaya mengembangkan media informasi publik sebagai salah satu sarana sosialisasi Peningkatan Angka Partisipasi Pemilih secara kreatif, bekerjasama dengan Pusat Informasi Publik Kota Semarang dan Semarang Digital Kreatif. Setiap TPS dijadikan sebagai lokasi monumental secara kreatif.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Partisipasi Pemilih, KPU Kota Semarang
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
J Political Science > JS Local government Municipal government > Political Participation
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
Date Deposited: 06 Dec 2018 18:19
Last Modified: 04 Apr 2019 17:13
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/31818

Actions (login required)

View Item View Item