PERAN KIAI DALAM KEHIDUPAN POLITIK PENELITIAN DI DESA SUMUR KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL


Maria Ulfa, 3401405023 (2009) PERAN KIAI DALAM KEHIDUPAN POLITIK PENELITIAN DI DESA SUMUR KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of PERAN KIAI DALAM KEHIDUPAN POLITIK PENELITIAN DI DESA SUMUR KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL]
Preview
PDF (PERAN KIAI DALAM KEHIDUPAN POLITIK PENELITIAN DI DESA SUMUR KECAMATAN BRANGSONG KABUPATEN KENDAL) - Published Version
Download (526kB) | Preview

Abstract

Kiai merupakan salah satu figur atau tokoh agama Islam yang membawa peran dalam bidang sosial keagamaan dan politik terutama pada masyarakat desa. Secara teologis kiai dipandang sebagai sosok pewaris para Nabi (waratsat alanbiya). Desa Sumur kecamatan Brangsong kabupaten Kendal adalah salah satu desa yang membawa konstribusi cukup besar dalam kemenangan partai berbasis massa Islam diajang pemilu, desa Sumur kecamatan Brangsong kabupaten Kendal memiliki masyarakat dengan kultur NU yang sangat kuat, para tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda sebagian besar memiliki latar belakang organisasi NU. PEMILU baik pemilihan Presiden dan Wakil Presiden ataupun Pemilihan Calon Legistif dan DPD serta PILKADA yang dilaksanakan secara langsung merupakan bentuk usaha pemerintah demi berkembangnya sistem demokrasi di Indonesia, namun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa sistem pemilihan secara langsung juga membawa pengaruh kurang baik terhadap pemilih, terutama pada masyarakat pedesaan. Melihat kondisi masyarakat pedesaan tersebut, maka strategi politik yang biasa digunakan partai politik dalam PEMILU maupun PILKADA yang menggunakan sistem pemilihan calon kandidat secara langsung adalah menggunakan titik vital dalam masyarakat pedesaan, terutama di jawa yaitu peran ketokohan NU atau Kiai. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Sejauh mana peran kiai dalam memilih Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dan dalam penyuksesan pelaksanaan PILGUB JATENG 2008 di desa Sumur kecamatan Bransong kabupaten Kendal?, (2) Bagaimanakah interaksi antara kiai dengan tokoh-tokoh politik? Penelitian ini bertujuan: (1) Mendeskripsikan peran kiai dalam memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur JATENG 2008 dan dalam penyuksesan pelaksanaan PILGUB JATENG 2008 di desa Sumur kecamatan Brangsong kabupaten Kendal, (2) Mendeskripsikan interaksi antara kiai dengan tokoh-tokoh politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif dengan berdasarkan beberapa pertimbangan : (1) Dengan metode kualitatif akan lebih mudah apabila berhadapan dengan kenyataan, (2) Metode ini menyajikan secara langsung hakikat hubungan antara peneliti dengan responden. Metode ini lebih peka dan lebih menyesuaikan diri dengan banyak penajaman pengaruh bersama terhadap polapola nilai yang dihadapi. Lokasi penelitian ini berada di desa Sumur kecamatan Brangsong kabupaten Kendal. Penelitian difokuskan pada peran kiai dalam PILGUB JATENG 2008 di desa Sumur kecamatan Brangsong kabupaten Kendal. ix Sumber data: terdiri atas sumber data utama dan sumber data tambahan. Sumber data utama berupa kata-kata dan tindakan, sedangkan sumber data tambahan berupa dokumen. Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dokumentasi. Validitas dan keabsahan data: teknik triangulasi, metode analisis data yang digunakan analisis kualitatif. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa peran kiai di desa Sumur sebenarnya dalam keadaan mendua yaitu sebagai tokoh politik dan sebagai tokoh agama, sebagai tokoh agama kiai memberi pengajaran pada masyarakat yaitu melalui kegiatan mengaji, do’a bersama, dan ceramah keagamaan. Dalam bidang politik, terutama dalam penyuksesan PILGUB JATENG 2008 peran kiai terlihat dalam kegiatan dengan kedok keagamaan seperti do’a bersama (Istighostah), kegiatan rutinan Fatayat Muslimat NU seperti tahlil, manaqib, berzanji, dan yasinan. Dengan kedok kegiatan keagamaan tersebut kiai menyampaikan sosialisasi dan mengkampanyekan pasangan CAGUB-CAWAGUB yang diusung oleh partai politik tertentu. Dalam PILGUB JATENG 2008 kemenangan ada pada calon yang memiliki latar belakang ketokohan NU, hal tersebut menunujukkan beberapa sebab diantaranya: (1) Kiai masih memiliki peran efektif dalam dunia politik, khususnya dalam pelaksanaan PEMILU atupun PILKADA, (2) Pilihan warga masyarakat Desa Sumur terhadap CAGUB-CAWAGUB berdasarkan ketokohan NU, (3) Masyarakat Desa Sumur dalam memilih pada PILGUB JATENG 2008 tidak memperhatikan calon yang diusung dari parpol mana ataupun pada program yang dimiliki, akan tetapi lebih pada peran kiai pada masyarakat atau sejauh mana peran ketokohan calon tersebut menyentuh lapisan masyarakat. Kiai dan tokoh politik merupakan satu-kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, keduanya memilki hubungan yang erat satu sama lain dalam struktur politik, yaitu pada parpol berbasiss Islam, dalam hal ini Partai kebangkitan Bangsa (PKB).

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Peran Kiai, Kehidupan Politik, Desa
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 08 Aug 2011 02:40
Last Modified: 25 Apr 2015 05:05
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/3173

Actions (login required)

View Item View Item