PENGARUH ROLE STRESSOR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI JAWA TENGAH

Kustiani, 3351405037 (2009) PENGARUH ROLE STRESSOR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI JAWA TENGAH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGARUH ROLE STRESSOR TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI JAWA TENGAH) - Published Version
Download (483Kb)

    Abstract

    Komitmen organisasi menjadi hal yang penting bagi pencapaian tujuan suatu perusahaan. Komitmen organisasi ini ditunjukkan dengan sikap loyalitas pekerja secara terus menerus kepada organisasi untuk keberhasilan dan kesejahteraan organisasinya. Komitmen organisasi ini dipengaruhi oleh banyak faktor. Permasalahan penelititan ini yaitu bagaimana role stressor (role conflict, role ambiguity, role overload) berpengaruh terhadap komitmen organisasi, dimana kepuasan kerja dijadikan sebagai variabel intervening pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Role Conflict (RC), Role Ambiguity (RA) dan Role Overload (RO) terhadap Kepuasan Kerja (KK), pengaruh role conflict, role ambiguity dan role overload terhadap Komitmen Organisasi (KO) serta pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi. Data yang digunakan penelitian ini adalah data primer berupa kuesioner dimana subjek penelitian adalah auditor yang bekerja pada KAP di Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan secara non probabilitas yaitu menggunakan teknik pengambilan sampel yang mudah (convinience sampling). Structural Equation Modeling (SEM) dengan program Linier Structural Relationship (LISREL) digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan persamaan struktural (1) sebagai berikut KK = - 0.33*RC - 0.15*RA - 0.25*RO, Errorvar.= 0.19 , R² = 0.46 yang memiliki nilai tvalue sebagai berikut -4.16 (RC), -2.25 (RA), dan -3.37 (RO). Dari persamaan diatas dapat simpulkan bahwa role conflict, role ambiguity dan role overload secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan kerja. Nilai R² menunjukkan bahwa 46% variabel kepuasan kerja dipengaruhi oleh variabel role conflict, role ambiguity dan role overload yang diajukan dan sebesar 54% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Persamaan struktural (2) KO = 0.24*KK - 0.22*RC - 0.22*RA - 0.24*RO, Errorvar.= 0.28, R² = 0.45 yang memiliki nilai tvalue 1.82 (KK), -2.14 (RC), -2.61 (RA), -2.55 (RO). Dari persamaan diatas dapat simpulkan bahwa role conflict, role ambiguity dan role overload secara signifikan berpengaruh terhadap komitmen organisasi, sedangkan kepuasan kerja tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasi (α = 5%). Nilai R² menunjukkan bahwa 45% variabel komitmen organisasi dipengaruhi oleh variabel kepuasan kerja, role conflict, role ambiguity dan role overload yang diajukan dan sebesar 55% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Saran yang diajukan kepada peneliti selanjutnya adalah menambah indikator variabel role overload, memasukkan variabel role stressor, dan memasukkan dimensi-dimensi yang terdapat dalam variabel komitmen organisasi.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Role Stressor, Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Akuntansi, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 07 Aug 2011 22:33
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:05

    Actions (login required)

    View Item