SURVEI TINGKAT DAYA TAHAN CARDIOVASCULER BAGI PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK SERTA ATLET DAN BUKAN ATLET PADA MAHASISWA IKOR FIK UNNES ANGKATAN 2009/2010

Aji Kurniadi , 6250406002 (2010) SURVEI TINGKAT DAYA TAHAN CARDIOVASCULER BAGI PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK SERTA ATLET DAN BUKAN ATLET PADA MAHASISWA IKOR FIK UNNES ANGKATAN 2009/2010. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (SURVEI TINGKAT DAYA TAHAN CARDIOVASCULER BAGI PEROKOK DAN BUKAN PEROKOK SERTA ATLET DAN BUKAN ATLET PADA MAHASISWA IKOR FIK UNNES ANGKATAN 2009/2010) - Published Version
Download (432Kb)

    Abstract

    Masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimanakah daya tahan kardiovaskuler bagi perokok dan bukan perokok serta atlet dan bukan atlet pada mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010? Apakah ada perbedaan daya tahan kardiovaskuler bagi perokok dan bukan perokok serta atlet dan bukan atlet pada mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010? Tujuan dari penelitian ini yaitu Ingin mengetahui daya tahan kardiovaskuler bagi perokok dan bukan perokok serta atlet dan bukan atlet pada mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010. Ingin mengetahui perbedaan daya tahan kardiovaskuler bagi perokok dan bukan perokok serta atlet dan bukan atlet pada mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa putra IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010 yang berjumlah 103 orang. Teknik pengambilan sampel ini yaitu teknik purposif sampling yaitu seluruh mahasiswa putra IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010 yang atlet bukan perokok, atlet perokok, bukan atlet bukan perokok, bukan atlet perokok dan dari data angket yang terkumpul diperoleh 10 mahasiswa atlet bukan perokok, 10 mahasiswa atlet perokok, 10 mahasiswa bukan atlet bukan perokok, 10 mahasiswa bukan atlet perokok. Variabel dalam penelitian ini adalah 1) variabel terikat yaitu daya tahan kardiovaskuler, 2) variabel bebas yaitu perokok dan bukan perokok serta atlet dan bukan atlet. Metode pengumpulan data menggunakan metode survei dengan teknik tes dan pengukuran, sedangkan instrumen yang akan digunakan adalah tes daya tahan kardiovaskuler (VO2 maks) tes yang digunakan adalah lari 1600 m untuk mengetahui daya tahan kardiovaskuler. Data dianalisis dengan analisis t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat daya tahan kardiovaskuler melalui tes lari 1600 m dari perhitungan uji beda pada hipotesis pertama diperoleh nilai sig= 0.04 < 0,05 jadi H1 diterima jadi terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa atlet bukan perokok dengan atlet perokok. Pada hipotesis kedua diperoleh nilai sig= 0.00 < 0,05 jadi H2 diterima jadi terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa atlet bukan perokok dengan bukan atlet bukan perokok. Pada hipotesis ketiga diperoleh nilai sig= 0.00 < 0,05 jadi H3 diterima jadi terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa atlet bukan perokok dengan bukan atlet perokok. Pada hipotesis keempat diperoleh nilai sig= 0.74 > 0,05 jadi H4 ditolak jadi tidak terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa atlet perokok dengan bukan atlet bukan perokok. Pada hipotesis kelima diperoleh nilai sig= 0.00 < 0,05 jadi H5 diterima jadi terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa atlet perokok dengan bukan atlet perokok. Pada hipotesis keenam diperoleh nilai sig= 0.01 < 0,05 jadi H6 diterima jadi terdapat perbedaan daya tahan kardiovaskuler yang signifikan antara kelompok mahasiswa bukan atlet bukan perokok dengan bukan atlet perokok Saran yang dapat penulis ajukan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah : Untuk mahasiswa : 1) Bagi mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010 hendaknya mengikuti kegiatan UKM olahraga agar daya tahan kardiovaskulernya terjaga. 2) Bagi mahasiswa IKOR FIK UNNES angkatan 2009/2010 yang perokok hendaknya menghilangkan kebiasaan merokok agar daya tahan kardiovaskulernya dapat meningkat. Untuk jurusan : 1) Memberi penyuluhan kepada mahasiswa IKOR FIK UNNES untuk menyadari bahwa merokok dapat mengurangi tingkat daya tahan kardiovaskuler. 2) Mewajibkan mahasiswa IKOR FIK UNNES untuk mengikuti UKM olahraga agar daya tahan kardiovaskulernya terjaga. Untuk masyarakat : 1) Hendaknya menghilangkan kebiasaan merokok agar daya tahan kardiovaskulernya dapat meningkat. 2) Hendaknya berolahraga minimal seminggu 2-3 kali agar daya tahan kardiovaskulernya dapat terjaga.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Daya Tahan Cardiovasculer, Perokok, Bukan perokok, Atlet, Bukan atlet.
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Ilmu Keolahragaan, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 07 Aug 2011 22:16
    Last Modified: 25 Apr 2015 01:05

    Actions (login required)

    View Item