Pengaruh Modal Kerja Dan Perputaran Modal Kerja terhadap return on equity (ROE) pada perusahaan makanan dan minuman go public di Bursa Efek Jakarta.

Herlina puji astuti, 3301401088 (2005) Pengaruh Modal Kerja Dan Perputaran Modal Kerja terhadap return on equity (ROE) pada perusahaan makanan dan minuman go public di Bursa Efek Jakarta. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (Pengaruh Modal Kerja Dan Perputaran Modal Kerja terhadap return on equity (ROE) pada perusahaan makanan dan minuman go public di Bursa Efek Jakarta.) - Published Version
Download (267Kb)

    Abstract

    Modal kerja dan perputaran modal kerja sangat penting untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan, karena dengan modal kerja dan tingkat perputarannya yang tinggi perusahaan dapat beroperasi dan menutup pengeluaran dan biaya yang ada di perusahaan. Rata-rata return on equity (ROE) pada perusahaan makanan dan minuman. Di BEJ tahun 2000-2003 sangat fluktuatif. Berdasarkan ini, maka permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini adalah Faktor apasajakah yang memprngaruhi modal kerja dan perputaran modal kerja? adakah pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE? berapa besar pengaruh modal kerja terhadap ROE? berapa besar pengaruh perputaran modal kerja terhadap ROE? Seberapa besar pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE pada perusahaan makanan dan minuman go public yang terdaftar di BEJ? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja terhadap ROE, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perputaran modal kerja terhadap ROE, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE pada perusahaan makanan dan minuman go public yang terdaftar di BEJ. Hipotesis yang diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh antara modal kerja dan perputaran modal kerja terhadap ROE pada perusahaan makanan dan minuman go public yang terdapat di Bursa Efek Jakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan pada 20 perusahaan makanan dan minuman pada tahun 2000-2003 di BEJ. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel populasi, yaitu keseluruhan laporan keuangan 20 perusahaan makanan dan minuman tahun 2000-2003 yang terdapat di BEJ. Variabel dalam penelitian ini adalah Modal kerja, perputaran modal kerja dan ROE. Metode pengumpulan data adalah metode dokumentasi dan metode kepustakaan. Metode analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan pembahasan dapat diketahui faktor yang mempengaruhi modal kerja dan perputaran modal kerja yaitu adanya Aktiva lancar yang terlalu rendah sehingga perusahaan harus mengambil pinjaman, kurangnya perencanaan volume penjualan sehingga produksi rendah, Tingginya biaya operasi yang ditanggung perusahaan, tidak lancarnya aliran modal kerja serta kerugian berturut-turut Berdasarkan hasil analisis linier berganda dengan progam SPSS diperoleh persamaan Y = 43.507+0.405x1+0.441x2, setelah dilakukan penelitian dan pembahasan membuktikan bahwa Fhitung 14.283 pada taraf signifikansi 5% dan df=2 diperoleh Ftabel 3.59, karena Fhitung > Ftabel maka modal kerja dan perputaran modal kerja secara signifikan berpengaruh terhadap ROE. Besar pengaruhnya dapat dilihat dari koefisien determinasi (R2) sebesar 62.7%, sedangkan sisanya 37.3% dipengaruhi variabel lain diluar penelitian ini. Koefisien determinasi (r2) parsial untuk variabel modal kerja 79.1% dan variabel perputaran modal kerja 0.077%, variabel perputaran modal kerja mempunyai pengaruh lebih besar dibanding perputaran modal kerja. Berdasar hasil penelitian maka peneliti menyarankan agar perusahaan makanan dan minuman go public di BEJ meningkatkan ROE dengan beberapa cara berikut: Adanya penggunaan modal kerja seefisien mungkin dalam penggunaan modal perusahaan sehingga modal kerja dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menghasilkan output bagi perusahaan, mengurangi atau menghemat biaya operasional perusahaan sehingga modal kerja secara maksimal digunakan untuk proses produksi perusahaan, Mengubah strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan tanpa peningkatan beban dan biaya sehingga modal kerja mempunyai nilai perputaran yang tinggi untuk dimanfaatkan kembali dalam proses produksi, mengurangi pinjaman untuk penambahan modal tanpa diimbangi adanya peningkatan produksi, karena hal ini hanya akan menambah biaya bunga dari pinjaman tersebut. Penambahan modal asing hanya dibenarkan kalau penambahan tersebut mempunyai efek finansiil atau leverage yang menguntungkan terhadap perusahaan. Peneliti yang akan datang bisa meneliti faktor-faktor lain yang dimungkinkan mempengaruhi ROE yaitu kas, aktiva lancar, aktiva tetap, biaya dan persediaan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Modal kerja, Perputaran modal kerja, Return on Equity (ROE)
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Fakultas: Fakultas Ekonomi > Pendidikan Ekonomi, S1
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 25 Mar 2011 21:44
    Last Modified: 24 Apr 2015 23:58

    Actions (login required)

    View Item