Efektivitas Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat (2,4-D) dan Kinetin pada Medium MS dalam Induksi Kalus Sambiloto dengan Eksplan Potongan Daun.


Alia Fitrianti , 4450401024 (2006) Efektivitas Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat (2,4-D) dan Kinetin pada Medium MS dalam Induksi Kalus Sambiloto dengan Eksplan Potongan Daun. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of Efektivitas Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat (2,4-D) dan Kinetin pada Medium MS dalam Induksi Kalus Sambiloto dengan Eksplan Potongan Daun]
Preview
PDF (Efektivitas Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat (2,4-D) dan Kinetin pada Medium MS dalam Induksi Kalus Sambiloto dengan Eksplan Potongan Daun) - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Zat pengatur tumbuh yang banyak digunakan dalam kultur jaringan tumbuhan adalah auksin dan sitokinin. Asam 2,4-D adalah salah satu auksin yang berperan dalam pertumbuhan kalus dari eksplan dan menghambat regenerasi pucuk tanaman. Sedangkan kinetin adalah salah satu sitokinin yang berperan untuk pembelahan sel dalam kultur jaringan tanaman. Perbandingan auksin dan sitokinin yang seimbang pada eksplan dapat menghasilkan pertumbuhan kalus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian asam 2,4-D dan kinetin pada medium MS terhadap induksi kalus sambiloto dengan eksplan potongan daun serta untuk mengetahui konsentrasi asam 2,4-D dan kinetin pada medium MS yang dibutuhkan untuk induksi kalus sambiloto dengan eksplan potongan daun tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas Negeri Semarang pada bulan Juni sampai Agustus 2005. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 2 faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan asam 2,4- D dengan konsentrasi 0, 0.1, 0.25, 0.5, 1.0, 5 mg/l dan 6 perlakuan kinetin dengan konsentrasi 0, 0.1, 0.25, 0.5, 1.0, 5 mg/l dan 3 kali perulangan sehingga diperlukan 36 x 3 = 108 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan asam 2,4-D dan kinetin dengan berbagai tingkatan konsentrasi pada daun sambiloto dapat menginduksi pembentukan kalus. Kelompok perlakuan K1D0 dengan konsentrasi kinetin 0,1 mg/l dan asam 2,4-D 0 mg/l mempunyai berat kalus sebesar 3,61 gram. Perlakuan ini merupakan kombinasi perlakuan yang menghasilkan kalus paling besar, dimana pada perlakuan ini hanya dengan konsentrasi kinetin 0,1 mg/l sudah dapat menginduksi pertumbuhan kalus sambiloto tanpa ada penambahan asam 2,4-D. Hal ini mungkin terjadi karena pertumbuhan kalus pada perlakuan tersebut kandungan auksinnya sudah cukup untuk membentuk kalus dan hanya dibutuhkan kinetin saja untuk membentuk kalus. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa pada interaksi pemberian asam 2,4-D dan kinetin pada medium MS berpengaruh terhadap induksi kalus sambiloto dengan eksplan potongan daun, serta konsentrasi kinetin pada medium MS yang dibutuhkan untuk induksi kalus sambiloto dengan eksplan potongan daun tersebut adalah 0,1 mg/l.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat (2,4-D),Kinetin pada Medium MS, Induksi Kalus Sambiloto, Eksplan Potongan Daun.
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics
Q Science > QK Botany
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi, S1
Depositing User: budi Budi santoso perpustakaan
Date Deposited: 26 Jul 2011 01:22
Last Modified: 25 Apr 2015 05:02
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/3027

Actions (login required)

View Item View Item