KEEFEKTIFAN MODEL SUCHMAN DAN MODEL TABA DALAM PEMBELAJARAN MENELAAH TEKS CERITA FANTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII MTs NEGERI 1 SEMARANG

Nurul Ikhwani Purwoningsih , 2101413028 (2017) KEEFEKTIFAN MODEL SUCHMAN DAN MODEL TABA DALAM PEMBELAJARAN MENELAAH TEKS CERITA FANTASI PADA PESERTA DIDIK KELAS VII MTs NEGERI 1 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

Abstract

Keterampilan menelaah teks cerita fantasi sangat erat hubungannya dengan keterampilan membaca, karena dengan membaca peserta didik dapat mengkaji hal-hal yang diperlukan dalam kegiatan menelaah. Keterampilan menelaah merupakan kegiatan mengkaji informasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Seperti halnya dalam penelitian ini, keterampilan menelaah digunakan untuk mengkaji struktur dan kaidah kebahasaan teks cerita fantasi. Menelaah teks cerita fantasi sangat membutuhkan pemahaman dan konsentrasi yang tinggi. Keterampilan menelaah teks cerita fantasi saat ini masih menjadi hal yang menyulitkan di mata peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Semarang. Salah satu faktor penyebabnya yaitu minat baca peserta didik yang masih rendah sehingga mereka sulit untuk mengkaji atau menggali informasi yang ada dalam teks cerita fantasi. Oleh karena itu, perlu adanya referensi model pembelajaran yang dapat digunakan untuk membangkitkan semangat peserta didik dalam pembelajaran keterampilan menelaah teks. Adapun model pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini, yaitu model Suchman dan model Taba. Berdasarkan uaraian di atas, permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana keefektifan penerapan model Suchman dalam pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Semarang? (2) Bagaimana keefektifan penerapan model Taba dalam pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Semarang? (3) Model manakah yang lebih efektif diterapkan dalam pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Semarang? Penelitian ini dilakukan menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest Control Group Desain. Populasi pada penelitian ini adalah semua peserta didik kelas VII MTs Negeri 1 Semarang tahun ajaran 2017/2018, yaitu kelas VII A sampai VII I dengan jumlah 270 peserta didik yang terdiri atas 30 peserta didik disetiap kelasnya. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII B (kelas eksperimen 1), kelas VII C (kelas eksperimen 2), dan kelas VII E (kelas kontrol). Kelas eksperimen I (VII B) diberi perlakuan menggunakan model Suchman. Kelas eksperimen II (VII E) diberi perlakuan menggunakan model Taba. Kelas kontrol (VII C) diberi perlakuan menggunakan model konvensional. Sebelum diberi perlakuan, dilakukan pretest pada ketiga kelas tersebut untuk mengetahui kondisi awal peserta didik. Selanjutnya diberi perlakuan dan diberikan postest pada akhir pembelajaran untuk mengetahui kemampuan peserta didik setelah diberi perlakuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes dilakukan dalam bentuk tes tertulis menelaah teks cerita fantasi, sedangkan teknik nontes dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji sampel (normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis (uji perbedaan rata-rata, uji ketuntasan belajar/uji-t). Berdasarkan hasil penelitian: (1) pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada kelas VII efektif dilakukan dengan model Suchman, (2) pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada kelas VII efektif dilakukan dengan model Taba, (3) pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada kelas VII efektif dilakukan dengan model konvensional, (4) pembelajaran menelaah teks cerita fantasi pada kelas VII menggunakan model Suchman lebih efektif daripada menggunakan model Taba dan model konvensional. Pada hasil posttest diketahui nilai rata-rata peserta didik kelas Suchman > kelas Taba > kelas kontrol, yaitu 81,07 > 77,23 > 75,40. Dari hasil posttest kelas Suchman dengan kelas kontrol diperoleh t = 4,048 dengan nilai signifikansi 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata posttest antara kelompok Suchman dengan kelompok kontrol pada pembelajaran menelaah teks cerita fantasi. Dari hasil posttest kelas Taba dengan kelas kontrol diperoleh t = 1,235 dengan nilai signifikansi 0,222 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata posttest antara kelompok Suchman dengan kelompok kontrol pada pembelajaran menelaah teks cerita fantasi. Dari hasil posttest kelas Suchman dengan kelas Taba diperoleh t = 3,251 dengan nilai signifikansi 0,002 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata posttest antara kelompok Suchman dengan kelompok Taba pada pembelajaran menelaah teks cerita fantasi. Saran untuk penelitian ini meliputi: (a) guru mata pelajaran bahasa Indonesia dalam melaksanakan pembelajaran menelaah teks cerita fantasi hendaknya menggunakan model Suchman agar peserta didik memperoleh hasil telaah struktur dan kebahasaan yang lebih lengkap dan mendalam. Dengan menggunakan model Suchman, peserta didik lebih terarah untuk menentukan halhal yang akan ditelaah dalam teks cerita fantasi. Dalam pembelajaran menelaah teks cerita fantasi menggunakan model Suchman, peserta didik juga melalui tahap pengulangan langkah sehingga peserta didik dapat menemukan kesalahankesalahan hasil telaah atau hal-hal seputar struktur dan kebahasaan teks yang belum selesai ditelaah. Penggunaan model Suchman dapat diterapkan dengan efektif apabila tahapan-tahapan yang terdapat dalam model Suchman dilaksanakan sesuai urutannya; (b) peneliti di bidang pendidikan hendaknya mengembangkan dan melakukan penelitian model Suchman dan model Taba dalam keterampilan menelaah lainnya, karena masih terdapat kendala dalam pelaksanaan kedua model tersebut sehingga diharapkan penelitian selanjutntya dapat melengkapi penelitian ini.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : model Suchman, model Taba, cerita fantasi
Subjects: P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia
P Language and Literature > PI Oriental languages and literatures > PI1 Indonesia > Pendidikan Bahasa dan Sastra
L Education > LB Theory and practice of education > Learning Model
Fakultas: Fakultas Bahasa dan Seni > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1)
Depositing User: Eko Handoyo Eko
Date Deposited: 12 Mar 2018 14:45
Last Modified: 12 Mar 2018 14:45

Actions (login required)

View Item