HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN PENGRAJIN BATIK TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH DI DESA BABAGAN KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG TAHUN 2017


Eko Sutrisno , 3201412033 (2017) HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN PENGRAJIN BATIK TERHADAP PENGELOLAAN LIMBAH DI DESA BABAGAN KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG TAHUN 2017. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3201412033.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (564kB) | Preview

Abstract

Pendidikan adalah proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai objek tertentu dan spesifik. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimana karakteristik pendidikan pengrajin batik, 2) Bagaimana pengrajin batik di Desa Babagan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang melakukan pengelolaan limbah batik, 3) Bagaimana hubungan tingkat pendidikan pengrajin batik terhadap pengelolaan limbah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah, 1) Mengetahui karakteristik pendidikan pengrajin batik 2) Mengetahui pengrajin batik di Desa Babagan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang melakukan pengelolaan limbah batik, 3) Mengetahui hubungan tingkat pendidikan pengrajin batik terhadap pengelolaan limbah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengusaha batik yang bertempat tinggal di Desa Babagan. Sampel dalam peneliti sebanyak, 15 responden pengusaha batik dengan metode pengambilan sampel total sampling. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu tinggkat pendidikan pengrajin batik dan cara pengelolaan limbah industri batik. Data yang digunakan adalah data primer yaitu data pengukuran lapangan dan data sekunder, data dari instansi yang terkait yaitu data monografi Desa Babagan. Teknik pengumpulan data berdasarkan, observasi lapangan, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian Sistem pengelolaan limbah sisa produksi yang dilakukan oleh pengrajin batik Desa Babagan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Tahun 2017 juga tergolong dalam kriteria baik dengan nilai rata – rata 76,52%. Pendidikan formal terakhir para pengrajin batik rata – rata adalah lulusan Sekolah Menengah Atas dengan jumlah 7 responden dari jumlah responden sebanyak 15. Terdapat hubungan antara tingkat pendidkan pengrajin batik terhadap pengelolaan limbah di Desa Babagan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang Tahun 2017. Berdasarkan hasil uji statistik nilai signifikasi 0,008<0,05 yang berarti H0 ditolak sehingga terdapat hubungan, dengan besarnya hubungan yaitu 38,5%. Saran, perlu adanya partisipasi pengrajin batik dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah setempat guna meningkatkan kesadaran dalam diri responden mengenai pengelolaan limbah industri batik.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Tinggkat Pendidikan, Pengelolaan Limbah, Limbah Batik
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GF Human ecology. Anthropogeography > Waste Management
L Education > Special Education > Geography Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 10 Mar 2018 13:52
Last Modified: 10 Mar 2018 13:52
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/30243

Actions (login required)

View Item View Item