PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SAMIN DI SMP NEGERI 1 NGAWEN BLORA


Ulun Inggar Nugraheni , 3101413067 (2017) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SEJARAH BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SAMIN DI SMP NEGERI 1 NGAWEN BLORA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3101413067.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (346kB) | Preview

Abstract

Pengembangan bahan ajar sejarah berbentuk modul adalah bahan ajar yang dibuat untuk mengatasi minimnya bahan ajar untuk kelas VIII dan sebagai pelengkap dan pendamping materi sejarah. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan kondisi awal pembelajaran IPS Sejarah saat ini yang dilakukan oleh guru sebelum diterapkannya pengembangan bahan ajar.(2) mengetahui apa saja kearifan lokal masyarakat Samin yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS sejarah (3) mengetahui bahan ajar gerakan Samin yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran sejarah (4) mengetahui kelayakan modul kearifan lokal masyarakat Samin dalam pembelajaran sejarah pergerakan nasional Indonesia dilihat dari validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang dikelompokkan menjadi tiga tahapan yakni tahap pendahuluan, tahap pengembangan dan tahap validasi atau kelayakan. Studi pendahuluan untuk tahap perencanaan di SMP N 1 Ngawen menggunakan teknik wawancara untuk guru dan peserta didik. Penilaian kelayakan modul menggunakan instrument penilaian ahli materi dan ahli media. Uji kelayakan kecil menggunakan respon siswa kelas VIII B. Hasil analisis wawancara guru dan siswa menunjukkan bahwa pembelajaran IPS sejarah di SMP Negeri Ngawen Blora masih menggunakan metode ceramah dan menggunakan buku paket dan LKS dalam pembelajaran, sedangkan pengembangan bahan ajar belum pernah dilakukan. Pengembangan bahan ajar kearifan lokal masyarakat Samin disusun sesuai standar kelangkapan bahan ajar dan dirancang dengan buku sumber yang relevan. Tingkat kelayakan modul dari ahli materi menunjukkan rata-rata 94%, sedangkan ahli media memperoleh rata-rata 98%. Berdasarkan kriteria penilian modul in baik sekali dijadikan bahan ajar IPS sejarah. Selain itu,didukung pula dengan hasil respon siswa menunjukkan 89% sangat setuju menggunakan modul dalam pembelajaran IPS Sejarah. Dengen demikian, modul ini layak digunakan dalam pembelajran IPS sejarah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengembangan Bahan Ajar, Modul, Kearifan Lokal Masyrakat Samin
Subjects: L Education > L Education (General) > Development of Learning Media
L Education > Special Education > History Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 01 Mar 2018 12:10
Last Modified: 01 Mar 2018 12:10
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/30058

Actions (login required)

View Item View Item