KREATIVITAS GERAK TARI ANAK DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SD NEGERI KEBONDALEM 2 KABUPATEN PEMALANG

Sandi Tanti Aji Meisatresna , 1401412127 (2016) KREATIVITAS GERAK TARI ANAK DALAM KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SD NEGERI KEBONDALEM 2 KABUPATEN PEMALANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (349Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang, dengan fokus penelitian yaitu kreativitas gerak tari anak dalam kegiatan ekstrakurikuler. Tujuan dari penelitian yaitu: (1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat kreativitas siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler tari di SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang; (2) Mengetahui dan mendeskripsikan faktor apa saja yang memengaruhi kreativitas siswa dalam gerak tari pada kegiatan ekstrakuriker di SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif, karena obyek yang akan diteliti yaitu mengenai tingkat kreativitas gerak tari anak dalam kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kreativitas gerak tari anak dalam kegiatan ekstrakurikuler tari di SD Negeri Kebondalem 2 Kabupaten Pemalang.Subyek penelitian ini adalah Sri Winarsih, S.Pd, guru pembina ekstrakurikuler tari SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang, Murniasih, S.Pd, pelatih ekstrakurikuler tari SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang, dan 25 siswa (20 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki) yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tari SD Negeri 2 Kebondalem Kabupaten Pemalang. Teknik analisis data menggunakan teknis analisis Miles & Huberman, dengan uji validitas dan keabsahan data menggunakan triangulasi, membercheck, dan confirmability.Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah pedoman pengamatan dan pedoman wawancara. Kreativitas tari dalam kegiatan ekstrakurikuler dapat terlihat pada bentuk gerak atau wiraga.Sedangkan kreativitas tari pada aspek wirasa belum muncul karena siswa lebih memikirkan kenyaman daripada berekspresi dan menghayati sebuah tarian.Iringan tari hanya menggunakan musik-musik yang sudah ada dan baik pelatih tari maupun siswa juga tidak melakukan adanya perubahan atau mengaransemen ulang musik untuk iringan tari pada saat kegiatan ekstrakurikuler. Faktor pendukung dapat berupa rangsang mental, lingkungan, peran guru, dan peran orang tua. Sedangkan faktor penghambatnya yakni tidak tersedianya tempat latihan khusus untuk ekstrakurikuler tari. Kegiatan ekstrakurikuler tari selama ini dilaksanakan di lapangan upacara yang kondisi tempatnya tidak rata dan terdapat kerikil yang terkadang membuat siswa tidak nyaman untuk menari, sehingga siswa cenderung tidak fokus menari dan memikirkan kenyamanannya.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Ekstrakurikuler; Gerak Tari Anak; Kreativitas; Seni Tari.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    L Education > LB Theory and practice of education > Learning Model
    L Education > Special Education > Non-formal education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: Akhmad Abdul Hakim
    Date Deposited: 15 Jan 2018 13:54
    Last Modified: 15 Jan 2018 13:54

    Actions (login required)

    View Item