PERGESERAN NILAI ORANG TUA DI KALANGAN MASYARAKAT JAWA (Studi pada Lansia yang Tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta


Miko Irawan , 3401412126 (2016) PERGESERAN NILAI ORANG TUA DI KALANGAN MASYARAKAT JAWA (Studi pada Lansia yang Tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3401412126.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (958kB) | Preview

Abstract

Kebudayaan Jawa mengajarkan bagi anak agar hormat dan bakti kepada orang tua salah satunya dengan menghargai jasa orang tua dan merawat orang tua yang sudah lanjut usia. Namun kini nilai tersebut telah luntur karena pengaruh kemajuan jaman yang terjadi pada anak dan keluarga. anak dan keluarga yang masih memiliki orang tua yang sudah lanjut usia harus memisahkan hubungan keluarga dengan menitipkan dan menyerahkan orang tuanya di panti-panti jompo. Seperti yang terjadi pada lansia yang tinggal dan hidup di Panti Wredha Dharma Bhakti yang menimbulkan bergesernya nilai orang tua pada kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui latar belakang dari lansia yang tinggal di panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta, (2) Mengetahui lansia yang tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti dan keluarganya memaknai nilai orang tua. (3) Mengetahui bentuk pergeseran nilai budaya Jawa yang terjadi terhadap pemaknaan orang tua yang tinggal di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di Panti Wredha Dharma Bhakti Surakarta. Informan utama dalam penelitian ini adalah lanjut usia dan keluarga, sedangkan informan pendukung dalam penelitian ini adalah pengurus dan pembantu Panti Wredha Dharma Bhakti. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji validitas data dilakukan melalui teknik triangulasi data. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Peneliti menggunakan konsep nilai orang tua dalam budaya Jawa dan teori perubahan perilaku dari Katz untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Beragamnya latar belakang lanjut usia seperti daerah asal, cara masuk panti, pendidikan, dan status ekonomi menjadi faktor terjadinya fenomena bergeseran nilai orang tua dalam keluarga karena tidak berfungsinya peran keluarga. Disfungsi keluarga disebabkan oleh ketidakmampuan keluarga dalam merawat dan memelihara orang tua yang lanjut usia sebagaimana mestinya sesuai nilai yang berlaku di masyarakat. (2) Pemaknaan terhadap nilai orang tua yang saling berkaitkan ditunjukkan pada perspektif antara lanjut usia dengan keluarga. Keterkaitan perspektif lanjut usia dan keluarga didasarkan pada aspek yang ditemukan yaitu produktivitas, otoritas, komunikasi, dan kekerabatan. Perspektif makna nilai orang tua dari lansia menyatakan bahwa orang tua itu merasa sebagai orang tidak produktif, masa tua sebagai masa kehilangan otoritas dalam keluarga, masa tua sebagai masa yang sulit untuk berkomunikasi dengan keluarga, dan masa tua menjadi masa memudarnya ikatan kekerabatan. Sedangkan perspektif nilai orang tua dari keluarga yaitu orang tua sebagai beban ekonomi keluarga, orang tua tidak dapat menjadi bahan pertimbangan dalam keluarga, dan orang tua sebagai orang yang membuat rasa khawatir dalam keluarga. (3) Bentuk pergeseran yang terjadi pada nilai orang tua menunjukkan sedang berlangsungnya perubahan perilaku keluarga dalam masyarakat Jawa. Nilai keluarga komunal (extended family) dulunya sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat tetapi sekarang iini yang terjadi adalah sikap individualis yang sedang ditunjukkan oleh masyarakat yang lebih mementingkan keluarga intinya (nuclear family) saja. Saran peneliti: (1) Kepada keluarga untuk memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang ada panti jompo dalam menghubungi orang tua agar orang tua merasa tidak dilupakan keluarganya. (2) Kepada Panti Wredha Dharma Bhakti untuk selalu memberikan peringatan pada keluarga untuk terus menjalin kontak dengan orang tua dan menyediakan kegiatan yang mempertemuan keluarga dengan lanjut usia agar tercipta hubungan baik dalam keluarga sehingga tidak ada lagi keluarga yang mengabaikan orang tuanya di panti jompo. (3) Kepada Pemerintah Kota Surakarta diharapkan untuk melakukan dan memperketat pengawasan disetiap Dinas, khususnya pada Dinas Sosial terkait dengan lanjut usia sehingga mampu memberikan program yang tepat dalam memperkuat hubungan keluarga dalam masyarakat.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pergeseran Nilai, Orang Tua, Masyarakat Jawa
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 11 Jan 2018 14:43
Last Modified: 11 Jan 2018 14:43
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/29062

Actions (login required)

View Item View Item