PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENGATASI KESALAHAN SISWA KELAS VIII BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH


Yofa Muhammad Irsyad , 4101412114 (2016) PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENGATASI KESALAHAN SISWA KELAS VIII BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4101412114.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (958kB) | Preview

Abstract

Siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Semarang melakukan kesalahan berdasarkan prosedur Newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah materi luas permukaan dan volume balok. Siswa melakukan kesalahan karena mengalami kesulitan belajar. Pengajaran remedial diperlukan untuk mengatasi kesalahan yang muncul. Pengajaran remedial ini disesuaikan dengan tipe kesalahan serta letak dan sifat kesulitan belajar. Pengajaran remedial dilakukan menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) mengetahui tipe kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII berdasarkan prosedur Newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah; (2) mengetahui letak dan sifat kesulitan belajar siswa sebagai subjek penelitian pada materi luas permukaan dan volume balok; (3) mengetahui keefektifan penerapan pembelajaran Creative Problem Solving untuk mengatasi kesalahan siswa sebagai subjek penelitian berdasarkan prosedur Newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian diambil 9 siswa dari 32 siswa kelas VIII D yang terdiri atas 3 siswa kelompok atas, 3 siswa kelompok tengah, dan 3 siswa kelompok bawah. Pemilihan subjek penelitian dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data meliputi metode dokumentasi, tes, angket, dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah tahap reduksi data, tahap penyajian data, triangulasi, dan tahap verifikasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua subjek penelitian melakukan kesalahan tipe T (transformation errors), tipe P (process skills errors), dan tipe E (encoding errors). Letak kesulitan belajar subjek penelitian dari yang paling banyak adalah (1) menentukan nilai panjang, lebar, atau tinggi yang sesungguhnya; (2) mengubah bentuk pecahan biasa menjadi bentuk pecahan campuran; (3) menuliskan rumus jumlah panjang rusuk balok; dan (4) menentukan satuan luas dengan tepat. Sifat kesulitan belajar yang paling banyak dialami subjek penelitian adalah faktor internal yang bersifat psikologis. Hasil tes evaluasi menunjukkan bahwa kesalahan 8 dari 9 subjek penelitian dapat diatasi setelah mengikuti pengajaran remedial menggunakan model Creative Problem Solving. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Creative Problem Solving efektif untuk mengatasi kesalahan siswa sebagai subjek penelitian berdasarkan prosedur Newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Creative Problem Solving, Kesulitan Belajar, Pemecahan Masalah, Prosedur Newman.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > Problem Based Learning
L Education > Special Education > Mathematics Education
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
Depositing User: Indah Tri Pujiati
Date Deposited: 10 Jan 2018 13:28
Last Modified: 10 Jan 2018 13:28
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/29032

Actions (login required)

View Item View Item