AKTIVITAS JUS BUAH TERONG BELANDA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, JUMLAH ERITROSIT DAN NILAI HEMATOKRIT TIKUS ANEMIA


Risma Romaulina Simarmata , 4411412030 (2016) AKTIVITAS JUS BUAH TERONG BELANDA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN, JUMLAH ERITROSIT DAN NILAI HEMATOKRIT TIKUS ANEMIA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 4411412030.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (471kB) | Preview

Abstract

Anemia masih merupakan penyakit yang memiliki prevalensi tinggi di dunia, salah satunya disebabkan oleh kurangnya zat besi di dalam tubuh. Absorbsi zat besi di dalam tubuh ditingkatkan oleh vitamin C. Terong belanda merupakan buah yang kaya akan zat besi dan vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus terong belanda terhadap kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit tikus anemia. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Tikus diberi paparan NaNo2 sampai anemia. Kemudian tikus diberi perlakuan dengan jus terong belanda, K1: Kontrol, diberi aquades selama 14 hari, K2: dosis 40%, K3: dosis 60%, K4: dosis 80% masing-masing 2 ml/ekor/hari selama 14 hari. Kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit diukur dengan alat auto hematology analyzer kemudian diuji dengan ANOVA one way dan diuji lanjut dengan uji LSD. Hasil pengamatan menunjukkan rerata kadar hemoglobin sebelum perlakuan pada K1: 11,516 g/dl, K2: 11,583 g/dl, K3: 12,133 g/dl, K4: 10.80 g/dl. Jumlah eritrosit pada K1: 6,19x106, K2: 6,40x106, K3: 6,39x106 dan K4: 5,75x106 dan nilai hematokrit pada K1: 43,95%, K2: 41,91%, K3: 40,96% dan K4: 40,11%. Sementara setelah perlakuan dengan jus terong belanda rerata kadar hemoglobin pada K1: 11,233 g/dl, K2: 14,583 g/dl, K3: 14,144 g/dl, K4: 14,366 g/dl. Sedangkan jumlah eritrosit pada K1: 6,163x106, K2: 7,483x106, K3: 7,598x106 dan K4: 7,607x106 dan niai hematokrit pada K1: 44,03%, K2: 44,50%, K3: 43,78% dan K4: 44,51%. Hasil analisis ANOVA dengan nilai p=0,00 < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit secara signifikan setelah perlakuan. Uji LSD dengan hasil p=0,001 < 0,05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit antara kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan sehingga dapat disimpulkan bahwa jus terong belanda mampu meningkatkan kadar hemoglobin dan jumlah eritrosit pada tikus anemia tetap tidak berpengaruh terhadap nilai hematokrit.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: eritrosit, hematokrit, hemoglobin, natrium nitrit, terong belanda
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 30 Nov 2017 14:50
Last Modified: 30 Nov 2017 14:50
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/28028

Actions (login required)

View Item View Item