FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEMATIAN AKIBAT LEPTOSPIROSIS DI KOTA SEMARANG


Avisa Bertha Amanda, 6411411154 (2015) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEMATIAN AKIBAT LEPTOSPIROSIS DI KOTA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 6411411154.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira dan menjadi masalah di negara yang mempunyai iklim tropis dan subtropis. Di Indonesia, kasus kematian leptospirosis berkisar antara 2,5%- 16,45% dengan rata-rata 7,1%. Kasus kematian leptospirosis di Kota Semarang terjadi secara fluktuatif dan berada di atas rata-rata CFR leptospirosis di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian akibat leptospirosis di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah case control. Populasi penelitian adalah penderita leptospirosis di Kota Semarang. Sampel berjumlah 62 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar wawancara mendalam. Data dianalisis dengan rumus uji chi square. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa fakror-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian akibat leptospirosis adalah keterlambatan berobat ke pelayanan kesehatan (p=0,019, OR=4,163), misdiagnosis (p=0,042, OR=3,325), dan pelaksanaan rujukan (p=0,04, OR=3,385). Saran yang peneliti rekomendasikan adalah diharapkan masyarakat segera berobat ke pelayanan kesehatan jika timbul gejala-gejala leptospirosis.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kematian, Leptospirosis, Keterlambatan berobat
Subjects: O Sport > Ilmu Keolahragaan
O Sport > Ilmu Kesehatan Masyarakat
O Sport > Education, Training, Research
Fakultas: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Kesehatan Masyarakat, S1
Depositing User: Users 7 not found.
Date Deposited: 28 Nov 2017 15:44
Last Modified: 28 Nov 2017 15:44
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/27866

Actions (login required)

View Item View Item