RE-DEFINISI BIMBINGAN BELAJAR BAGI SISWA DI SEKOLAH UNGGULAN DALAM MENJAWAB TANTANGAN ERA KAPITALISME (Studi Kasus Siswa-Siswi SMA N 1 Bae Kudus)


Ana Qomariyah , 3401412002 (2016) RE-DEFINISI BIMBINGAN BELAJAR BAGI SISWA DI SEKOLAH UNGGULAN DALAM MENJAWAB TANTANGAN ERA KAPITALISME (Studi Kasus Siswa-Siswi SMA N 1 Bae Kudus). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3401412002.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (572kB) | Preview

Abstract

Bentuk perubahan pengembangan pendidikan menuntut siswa-siswi untuk mengikuti segala aspek perubahan yang harus ditingkatkan guna mendukung prestasinya baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Berbagai upaya dilakukan guna mendukung mutu pendidikan di Indonesia. Salah satu cara untuk mendukung mutu pendidikan baik dari segi kualitas maupun kuantitas dilakukan melalui bimbingan belajar, banyaknya siswa-siswi SMA N 1 Bae Kudus yang mengikuti layanan bimbingan belajar mengalami prokontra. Tujuan penelitian (1) Mengetahui perbedaan peran bimbingan belajar yang telah mengalami re-definisi, (2) Menjelaskan alasan siswa dalam mengikuti layanan bimbingan belajar yang banyak diikuti oleh siswa-siswi SMA N 1 Bae Kudus, (3) Mengidentifikasi langkah yang diambil oleh pihak sekolah dan siswa dalam menjawab re-definisi bimbingan belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di SMA N 1 Bae Kudus, dengan subjek penelitian adalah Siswa kelas X, XI, XII yang mengikuti layanan bimbingan belajar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi data sedangkan teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Konsep yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini adalah konsep kapitalisme pendidikan dan konsep hegemoni dari Antonio Gramsci. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perbedaan pada peran bimbingan belajar saat ini adalah sebuah layanan bimbingan yang memungkinkan siswa mengembangkan diri dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajar atau dapat mengatasi kesulitan belajar, sedangkan peran bimbingan belajar sekarang sudah berorientasi kepada bisnis, alasan siswa dalam mengikuti layanan bimbingan belajar yang banyak diikuti oleh siswa-siswi SMA N 1 Bae Kudus adalah: Adanya kebijakan dari pemerintah yang menetapkan batas minimal nilai atau standart Ujian Nasional (UN), adanya keinginan siswa-siswi lolos atau masuk PTN,. Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah menyamakan persepsi antara seluruh kaitan yang ada didalamnya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Bimbingan Belajar, Re-definisi, Siswa
Subjects: L Education > L Education (General) > Tutoring
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sosiologi dan Antropologi, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 21 Nov 2017 18:23
Last Modified: 21 Nov 2017 18:23
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/27665

Actions (login required)

View Item View Item