EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BASED LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 12 SEMARANG


Tri Feriana , 3201412044 (2016) EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY BASED LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X DI SMA NEGERI 12 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3201412044.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (438kB) | Preview

Abstract

Penggunaan model pembelajaran sangat mendukung proses pemahaman siswa namun dalam proses belajar mengajar di SMA Negeri 12 Semarang, pembelajaran hanya fokus kepada guru. Pada beberapa kesempatan, pembelajaran yang berlangsung menggunakan model Group Investigation Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model discovery based learning membantu siswa mencapai ketuntasan hasil belajar dan mengetahui tanggapan siswa mengenai pembelajaran menggunakan model Discovery Based Learning. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 12 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperimental design) dengan rancangan penelitian “control group post-test”. Sampel penelitian ini adalah 72 siswa yang terbagi menjadi 2 kelas. Penentuan kelas menggunakan teknik Randomized Matching. Kelas X-9 dan X-10 terpilih sebagai kelas eksperimen menggunakan model discovery based learning dan kelas kontrol menggunakan model group investigation. Variabel penelitian ini adalah efektivitas penerapan model pembelajaran Discovery Based Learning dan Group Investigation. Metode pengumpulan data berupa: metode dokumentasi, metode observasi, metode tes, metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif presentase dan uji perbedaan dua rata-rata (uji t). Hasil penelitian ini menunjukan hasil belajar kognitif kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dibuktikan dengan Uji-t dengan hasil thitung > ttabel yaitu 4,332 > 2,023 sehingga hipotesis diterima. Pembelajaran menggunakan model Discovery Based Learning diperoleh hasil post-test dengan nilai rata-rata 78,16 dan pembelajaran dengan model Group Investigation diperoleh nilai rata-rata 72,61. Hasil angket tanggapan siswa menyataka skor rata–rata 76,6% menyatakan setuju. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: 1) Penerapan model pembelajaran Discovery Based Learning lebih efektif dibanding dengan model Group Investigation. 2) Sebanyak 76,6% siswa menyatakan setuju terhadap penerapan model pembelajaran Discovery Based Learning. 3) kinerja guru kelas eksperimen dari setiap pertemuan mengalami peningkatan. Saran dalam penelitian ini adalah penggunaan model Discovery Based Learning bagi sekolah dapat menjadi variasi dalam pembelajaran yang inovatif atau bervariasi, agar pembelajaran tidak monoton dan pembelajaran berlangsung secara menyenangkan. Perlu perbaikan proyektor dan speaker pada beberapa kelas yang proyektor dan speakernya rusak agar pembelajaran berlangsung dengan baik..

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Model Discovery Based Learning, Group Investigation, Hasil belajar.
Subjects: L Education > Special Education > Geography Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 09 Nov 2017 14:13
Last Modified: 09 Nov 2017 14:13
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/27316

Actions (login required)

View Item View Item