HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KB DENGAN JUMLAH ANAK TERAKHIR PADA PUS AKSEPTOR DI KELURAHAN PAKINTELAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG TAHUN 2015


Fella Nuriana , 3201411080 (2016) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KB DENGAN JUMLAH ANAK TERAKHIR PADA PUS AKSEPTOR DI KELURAHAN PAKINTELAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG TAHUN 2015. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 3201411080.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (639kB) | Preview

Abstract

Menurut UU No. 52 Tahun 2009 Keluarga Berencana (KB) adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi, perlindungan, dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengetahuan mengenai KB pada PUS (Pasangan Usia Subur) akseptor, (2) Mengetahui sikap mengenai KB pada PUS akseptor, (3) Mengetahui jumlah anak terakhir pada PUS akseptor, (4) Mengetahui hubungan pengetahuan mengenai KB dengan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor, (5) Mengetahui hubungan sikap mengenai KB dengan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor, (6) Mengetahui faktor penunjang dan penghambat KB pada PUS akseptor. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor PUS yang usia wanitanya 30-49 tahun di Kelurahan Pakintelan sebanyak 676. Teknik pengambilan sampel ini berdasarkan Proportional Incidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 88 responden. Ada 3 variabel dalam penelitian ini, yaitu: pengetahuan mengenai KB, sikap mengenai KB, dan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor. Metode pengumpulan data menggunakan tes, angket atau kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskripsi persentase dan korelasi eta ( ). Hasil penelitian pengetahuan dan sikap KB pada PUS akseptor di Kelurahan Pakintelan termasuk dalam kriteria baik yaitu masing-masing 65,9% dan 78,41%. Jumlah anak terakhir yang dimiliki PUS akseptor sebagian besar 2 anak yaitu sebesar 63,6%. Berdasarkan analisis korelasi eta ( ) pengetahuan mengenai KB berhubungan dengan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor yaitu -0,567. Sikap mengenai KB juga berhubungan dengan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor yaitu -0,5814. Hipotesis penelitian bahwa pengetahuan dan sikap mengenai KB berhubungan negatif dengan jumlah anak terakhir pada PUS akseptor dapat diterima dan signifikan. Faktor penunjang KB adalah adanya keinginan untuk mengatur, mencegah, dan membatasi jumlah anak, ikut anjuran pemerintah (2 anak cukup), supaya fokus dalam mendidik anak, dan faktor usia. Sementara faktor penghambatnya adalah agak takut dengan risiko yang ditimbulkan sebagai efek samping dari penggunaan alat kontrasepsi seperti pusing, mual, haid tidak teratur, perubahan bentuk badan, dan timbul flek hitam. Saran yang diajukan yaitu meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai KB pada PUS akseptor melalui kegiatan sosialisasi maupun bimbingan teknis mengenai KB oleh PLKB maupun petugas KB lainnya.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Pengetahuan dan Sikap KB, Jumlah Anak, PUS, Akseptor
Subjects: L Education > Special Education > Geography Education
Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi, S1
Depositing User: Users 98 not found.
Date Deposited: 08 Nov 2017 15:38
Last Modified: 08 Nov 2017 15:38
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/27275

Actions (login required)

View Item View Item