Pembuatan Film Plastik Biodegredable dari Limbah Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus)
Kusumaningtyas, Ratna Dewi and Hasanah, Izmi Fajriatun Pembuatan Film Plastik Biodegredable dari Limbah Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus). Pembuatan Film Plastik Biodegredable dari Limbah Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus). (Submitted)
![]() |
Microsoft Word (COVER)
Download (27kB) |
![]() |
Microsoft Word (ABSTRAK)
Download (14kB) |
![]() |
Microsoft Word (BAB I)
Restricted to Repository staff only Download (21kB) |
![]() |
Microsoft Word (BAB II)
Restricted to Repository staff only Download (122kB) |
![]() |
Microsoft Word (BAB III)
Restricted to Repository staff only Download (171kB) |
![]() |
Microsoft Word (BAB IV)
Restricted to Repository staff only Download (914kB) |
![]() |
Microsoft Word (BAB V)
Restricted to Repository staff only Download (16kB) |
![]() |
Microsoft Word (DAFTAR PUSTAKA)
Restricted to Repository staff only Download (16kB) |
![]() |
Microsoft Word (LAMPIRAN)
Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
INTISARI Hasanah, Izmi Fajriatun. 2017. Pembuatan Film Plastik Biodegredable dari Limbah Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus). Tugas Akhir, Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang. Pembimbing Dr. Ratna Dewi K.,S.T.,M.T. Sampah plastik rata-rata memiliki kenaikan 10% setiap tahunnya karena kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa lepas dari plastik. Hampir semua produk atau peralatan yang digunakan terbuat dari plastik. Plastik membutuhkan waktu yang lama untuk dapat terdokomposisi atau terurai sempurna. Sedangkan pemusnahan limbah dengan tidak sempurna di bawah 8000C akan membentuk dioksin berbahaya dan akan mencemari lingkungan. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan tersebut saat ini sedang dikembangkan plastik biodegradable. Polimer alam yang dapat diperbaharui salah satunya pati dan selulosa. Biji nangka merupakan salah satu sumber pati yang belum dimanfaatkan secara optimal dan ketersediaanya juga melimpah. Pada pembuatan film plastik biodegradable dari limbah biji nangka menggunakan bahan tepung biji nangka, kitosan, asam asetat, gliserol, dan CMC (Carboxymethyl Cellulose). Alat utama yang digunakan dalam pembuatan film plastik yaitu kompor listrik dan pengaduk kaca. Pembuatan film plastik biodegradable dari tepung biji nangka menggunakan tepung biji nangka dan pelarut adalah 1:10, larutan kitosan 2%, pelarut 1:2, gliserol 25% dari berat pati, CMC 20% dari berat pati. Dengan variasi suhu 700C dan 900C, dengan variasi pengunaan CMC 20% dan tanpa penggunaan CMC 20%. Campuran film plastik biodegradable kemudian dicetak dan dikondisikan dalam incubator pada suhu 800C sampai kering. Film plastik dilakukan analisis kuat tarik dan elongasi. Pada film plastik biodegradable dari limbah biji nangka hasil terbaik pada suhu 900C dengan nilai kuat tarik 2817,5 N/m2 dan elongasi sebesar 4%.
Item Type: | Article |
---|---|
Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
Fakultas: | Fakultas Teknik > Teknik Kimia D3 |
Depositing User: | Repository Universitas Negeri Semarang |
Date Deposited: | 21 Aug 2017 18:59 |
Last Modified: | 21 Aug 2017 18:59 |
URI: | http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/26535 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |