ANALISIS PENERAPAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA KELAS X SMA

Demeryati Langtang, 0402513104 (2016) ANALISIS PENERAPAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA KELAS X SMA. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (320Kb)

    Abstract

    Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembelajaran adalah sumber belajar. Sumber belajar yang sering digunakan adalah modul, yang merupakan bahan ajar yang disusun untuk dapat dipelajari oleh siswa secara mandiri. Belajar mandiri dengan modul dapat mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Pada penelitian ini diterapkan modul problem based learning (PBL), yang dapat membantu siswa dalam belajar mandiri dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis pengaruh pembelajaran fisika dengan modul PBL terhadap kemampuan berpikir kritis dan berpikir kreatif siswa (2) Menemukan indikator berpikir kritis dan berpikir kreatif yang paling dominan meningkat pada pembelajaran fisika dengan modul PBL. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode Quasi Eksperimen Design dan desain dari penelitian ini adalah nonequivalent control group design. Penelitian ini diawali dengan menguji kemampuan awal berpikir kritis dan kreatif siswa pada kelas eksperimen dan kontrol, menggunakan uji t dan secara signifikan nilai α = 0,08 > 0,05, yang artinya tidak terdapat perbedaan kemampuan awal berpikir kritis dan kreatif siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji pengaruh modul tehadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan menggunakan uji regresi linear menunjukkan pengaruh modul sebesar 13,7% dan 36,6%. Peningkatan kemampuan berpikir kritis saat belajar dengan modul berbasis PBL pada Indikator memberian penjelasan dasar sebesar 0,71, indikator menyimpulkan sebesar 0,53 dan indikator mengatur strategi dan taktik sebesar 0,57. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif saat belajar dengan modul berbasis PBL pada Indikator fluency sebesar 0,91, indikator flexibility sebesar 0,75, indikator originality sebesar 0,72 dan indikator evaluation sebesar 0,64. Temuan penelitian menunjukkan modul berbasis PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, dan pengaruh modul PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada kemampuan berpikir jenjang tinggi, sedang dan rendah. Peningkatan tertinggi terdapat pada jenjang sedang, diikuti jenjang tinggi dan rendah.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Fakultas: Pasca Sarjana > Pendidikan IPA, S2
    Depositing User: A.Md Angga Rizky Purwandra
    Date Deposited: 12 Apr 2017 07:37
    Last Modified: 12 Apr 2017 07:37

    Actions (login required)

    View Item