PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA SMK DI KABUPATEN KUDUS (STUDI PENGEMBANGAN DI SMK ASSA’IDIYYAH KUDUS)

ANIS NURIL LAILI SULISTYOWATI, 0105513040 (2015) PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK SELF-INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY SISWA SMK DI KABUPATEN KUDUS (STUDI PENGEMBANGAN DI SMK ASSA’IDIYYAH KUDUS). Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (830Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pelaksanaan konseling kelompok di SMK Kabupaten Kudus, (2) mengetahui tingkat self-efficacy siswa, (3) menghasilkan model layanan konseling kelompok dengan teknik self instruction untuk meningkatkan self-efficacy siswa, (4) mengetahui tingkat keefektifan model pengembangan konseling kelompok dengan teknik self-instruction untuk meningkatkan self-efficacy siswa. Penelitian ini adalah penelitian reseach and development (R&D) dengan langkah-langkah: (1) persiapan pengembangan model, (2) merumuskan model hipotetik, (3) uji kelayakan model hipotetik, (4) perbaikan model hipotetik, (5) uji lapangan, (6) hasil akhir produk. Menghasilkan model konseling kelompok dengan teknik self instruction untuk meningkatkan self-efficacy siswa. Penelitian ini melibatkan 8 siswa sebagai sampel. Penelitian ini menghasilkan sebuah model konseling kelompok dengan teknik self instruction untuk meningkatkan self-efficacy siswa. Berdasarkan hasil uji lapangan, tingkat self-efficacy siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan konseling kelompok dengan teknik self instruction. Ditunjukkan dengan perubahan tingkat self-efficacy siswa sebelum diberikan perlakuan (evaluasi awal) dan sesudah (evaluasi akhir) sebesar 219 poin atau sekitar 18,1%. Hasil uji statistik perhitungan uji beda t test juga menunjukkan 11,313>1,895 sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik self instruction efektif untuk meningkatkan self-efficacy siswa. Saran bagi guru bimbingan dan konseling hendaknya dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok dapat berkoordinansi dengan personil sekolah dan diharapkan menenuhi kompetensi yang dipersyaratkan. Bagi sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan, dan atau fasilitas dalam pelaksanaan layanan konseling kelompok. Bagi siswa diharapkan meningkatkan hubungan baik dengan guru bimbingan dan konseling. Peneliti selanjutnya diharapkan mampu menjalin kerjasama dengan stake holder, dan dapat mengembangkan model konseling kelompok dengan teknik self instruction sesuai dengan kondisi dan kebutuhan siswa.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Fakultas: Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling, S2
    Depositing User: A.Md Angga Rizky Purwandra
    Date Deposited: 24 Mar 2017 14:52
    Last Modified: 24 Mar 2017 14:52

    Actions (login required)

    View Item