PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK UNTUK GURU BK SMA DI KABUPATEN KUBU RAYA

ABDUL BASITH, 0105513056 (2015) PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK UNTUK GURU BK SMA DI KABUPATEN KUBU RAYA. Masters thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENGEMBANGAN MODEL SUPERVISI DENGAN PENDEKATAN HUMANISTIK UNTUK GURU BK SMA DI KABUPATEN KUBU RAYA) - Published Version
Download (571Kb)

    Abstract

    Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis model faktual supervisi guru BK yang diterapkan pada SMA di Kabupaten Kubu Raya, (2) menghasilkan model hipotetik supervisi dengan pendekatan humanistik untuk guru BK SMA di Kabupaten Kubu Raya, dan (3) menghasilkan model supervisi dengan pendekatan humanistik yang layak untuk guru BK SMA di Kabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan berpedoman pada langkah-langkah penelitian dan pengembangan (research and development) menurut Gall, Gall, and Borg. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini melalui dua tahapan, yaitu (1) tahap studi pendahuluan, yang terdiri dari studi literatur, studi lapangan, deskripsi dan analisis temuan, (2) tahap pengembangan, terdiri dari merumuskan model supervisi, validasi ahli, validasi praktisi dan FGD. Lokasi penelitian yaitu SMA di Kabupaten Kubu Raya. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pelaksanaan supervisi guru BK masih ditemukan aspek-aspek kelemahan dari tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian sehingga berdampak pada ketidak efektifan pelaksanaan supervisi dalam membantu guru BK meningkatkan kemampuan/ keterampilan dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling, (2) Desain model hipotetik supervisi dengan pendekatan humanistik dikembangkan atas kebutuhan untuk menghasilkan model supervisi yang lebih efektif. Desain hipotetik ini terdiri atas delapan komponen utama, yaitu (a) rasional, (b) visi dan misi, (c) tujuan, (d) asumsi, (e) langkah-langkah, (f) evaluasi, (g) tindak lanjut, (h) penutup, (3) Berdasarkan hasil uji kelayakan dari ahli dan praktisi melaui instrumen validasi serta instrumen keterbacaan model pada pelaksanaan focus group discussion (FGD) maka model supervisi dengan pendekatan humanistik sudah siap digunakan/layak untuk diimplementasikan. Model yang layak diimplementasikan terdiri dari delapan komponen, yaitu (a) rasional, (b) visi dan misi, (c) tujuan, (d) isi, (e) prosedur, (f) evaluasi, (g) tindak lanjut (h) penutup.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Uncontrolled Keywords: pendekatan humanistik, guru bimbingan dan konseling, supervisi, humanistic approach, guidance and counseling teacher, supervision
    Subjects: L Education > L Education (General)
    L Education > LB Theory and practice of education
    Fakultas: Pasca Sarjana > Bimbingan dan Konseling, S2
    Depositing User: A.Md Angga Rizky Purwandra
    Date Deposited: 23 Mar 2017 11:40
    Last Modified: 23 Mar 2017 11:40

    Actions (login required)

    View Item