KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN NHT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK KELAS VIII SMPN 4 SEMARANG

Ali Kuswoyo , 4101405029 (2009) KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN NHT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK KELAS VIII SMPN 4 SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN NHT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI POKOK KUBUS DAN BALOK KELAS VIII SMPN 4 SEMARANG) - Published Version
Download (2488Kb)

    Abstract

    Dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar, guru perlu terlebih dahulu merencanakan dengan seksama tentang strategi pembelajaran yang tepat, metode yang sesuai untuk pembelajaran suatu materi dan teknik bantu serta penggunaan teknologi informasi dan komunikasi seperti Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam proses belajar mengajar. Pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran ini, siswa akan belajar dalam suatu tim untuk menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik untuk memecahkan permasalahan yang dianggap sulit. Rumusan masalah yang akan dikaji adalah bagaimana keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pokok Kubus dan Balok peserta didik kelas VIII SMP N 4 Semarang? Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII semester 2 di SMP Negeri 4 Semarang dengan materi pokok Kubus dan Balok. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling sebagai wakil dari populasi yang terbagi atas 2 kelompok. Variabel dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Data penelitian ini diperoleh dari tes kemempuan pemecahan masalah peserta didik setelah memperoleh pembelajaran kooperatif tipe STAD dan NHT dan nilai ulangan harian materi Lingkaran, lembar observasi aktivitas peserta didik. Dalam pembelajaran keberhasilan yang ditetapkan adalah sekurang-kurangnya 80% peserta didik mendapat nilai ≥ 65. Berdasarkan perhitungan uji pada penelitian ini diperoleh z hitung = 1,861689 dan z tabel = 1,64 dengan α = 0,05. Karena z hitung > z tabel maka hasil tes kemampuan pemecahan masalah pada kelompok eksperimen I lebih baik dari kelas eksperimen II. Dengan demikian diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih efektif daripada model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Semarang materi pokok Kubus dan Balok. Oleh karena itu disarankan guru dapat memotivasi peserta didik untuk aktif sehingga tercipta suasana belajar yang baik antara peserta didik maupun guru dengan peserta didik. Pembelajaran kooperatif tipe STAD perlu terus dikembangkan dan diterapkan pada materi pokok yang lain.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Keefektifan, Model Pembelajaran Tipe STAD Dan NHT, Kemampuan Pemecahan Masalah, Kubus Dan Balok.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 24 May 2011 20:55
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:52

    Actions (login required)

    View Item