EVALUASI STRUKTUR PEKERJAAN PENGERUKAN DI DERMAGA TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG (TPKS)


Safrudin Khuzaeni Nurohman , 5113412026 and Arif Setiawan Ariav , 5113412027 (2016) EVALUASI STRUKTUR PEKERJAAN PENGERUKAN DI DERMAGA TERMINAL PETIKEMAS SEMARANG (TPKS). Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 5113412026.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (4MB) | Preview

Abstract

Dalam masa pengembangan Terminal Petikemas Semarang (TPKS) saat ini, usaha-usaha pembangunan terus dilakukan. Pekerjaan pengerukan pada kolam pelabuhan dilakukan untuk menjaga agar kedalaman kolam pelabuhan sesuai dengan desain kedalaman rencana. Sebelum dilaksanakan pengerukan kedalaman kolam pelabuhan ±4 mLWS, kemudian setelah dikeruk kedalaman kolam pelabuhan menjadi ±9 mLWS. Oleh karena itu perlu dievaluasi dari aspek struktur supaya dapat mengetahui kemampuan struktur dermaga saat ini, dan bisa merencanakan perkuatan terhadap struktur dermaga bila diperlukan agar tetap aman. Evaluasi yang dilakukan mencakup evaluasi geoteknik dan struktur (sebelum dan sesudah pengerukan). Dari hasil evaluasi geoteknik diketahui bahwa tiang pancang mengalami deformasi akibat perilaku pergerakan rayapan tanah akibat pengerukan tanah pada kolam pelabuhan. Semakin dalam pengerukan yang dilakukan pada kolam pelabuhan maka semakin besar deformasi yang terjadi pada tiang pancang dermaga, namun faktor keamanan (FK) pada tanah masih aman yaitu lebih dari 1.25. Berdasarkan evaluasi struktur menggunakan program SAP2000, di ketahui bahwa setelah dilakukan pengerukan 9 m tiang pancang tidak mampu untuk menahan gaya aksial (Pu), hal ini terbukti karena Pu (3360.160 kN) lebih besar dari Pn (1413.595 kN), sehingga diperlukan perkuatan. Tiang pancang yang digunakan pada dermaga terminal peti kemas semarang yaitu tiang pancang baja tabung tipe C50. Untuk perkuatan tiang pancang dermaga, direncanakan dengan menambahkan beton kedalam tiang pancang (CFST). Pada tiang pancang crane, dari kedalaman 0.00 mLWS sampai -9 mLWS diisi dengan bahan aditif untuk grouting, kemudian dari kedalaman -9 mLWS sampai - 69 mLWS diisi dengan pasir urug. Pada tiang pancang non crane, dari kedalaman 0.00 mLWS sampai -9 mLWS diisi dengan bahan aditif untuk grouting, kemudian dari kedalaman -9 mLWS sampai -59 mLWS diisi dengan pasir urug. Setelah dilakukan perhitungan maka hasil Pn menggunakan CFST yaitu 12070.39 kN, sedangkan Pu yaitu 3360.160, Karena Pu < Pn maka tiang pancang aman. Dari perhitungan rencana anggaran biaya, diperlukan biaya sebesar Rp. 5.763.284.703,52 untuk melakukan perkuatan tiang pancang.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : dermaga, geoteknik, struktur, terminal petikemas
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TYA Teknik Sipil
Fakultas: Fakultas Teknik > Teknik Sipil, D3
Depositing User: Users 38259 not found.
Date Deposited: 20 Apr 2017 23:55
Last Modified: 20 Apr 2017 23:55
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/25310

Actions (login required)

View Item View Item