ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MODEL PEMBELAJARAN RESOURCE BASED LEARNING

Yolanda Astrid Anintya, 4101412058 (2016) ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MODEL PEMBELAJARAN RESOURCE BASED LEARNING. Under Graduates thesis, Universitas Negeri semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (4Mb)

    Abstract

    Kemampuan komunikasi matematis sangat penting. Komunikasi matematis adalah cara siswa untuk berbagi ide matematis yang telah dipelajari dan diklarifikasi dalam pemahaman. Melalui komunikasi, ide-ide menjadi objek refleksi, dapat diperbaiki, didiskusikan, dan diubah. Penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat menumbuhkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Pada model pembelajaran resource based learning siswa dapat menggunakan berbagai sumber baik itu cetak maupun non cetak untuk membantu siswa dalam menyelesaiakan permasalahan. Seorang guru juga harus mengetahui gaya belajar siswa agar pembelajaran menjadi lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII pada model resource based learning dapat mencapai ketuntasan yang ditentukan, serta mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII ditinjau dari gaya belajar pada model pembelajaran resource based learning. Gaya belajar yang dimaksut adalah gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methode, dengan desain penelitian squential explanatory. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP 1 Jekulo, pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Diperoleh sampelnya adalah kelas VIII-E. Kemudian untuk subjek penelitian dilakukan dengan teknik porposive yaitu dengan pertimbangan dari skor tertinggi gaya belajar siswa dan keaktifan siswa saat pembelajaran sehingga diperoleh 6 subjek yang terbagi menjadi 2 subjek untuk tiap gaya belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran resource based learning mencapai ketuntasan klasikal. (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial mampu menghubungkan benda nyata ke dalam ide-ide matematika, mampu menyatakan peristiwa sehari-hari dengan simbol-simbol matematika dalam menyajikan ide-ide matematika, mampu menjelaskan ide, situasi sehari-hari dan relasi matematika secara tertulis dengan gambar, kurang mampu memahami dan mengevaluasi ide-ide matematika dalam menyelesaikan permasalahan dan kurang mampu mengkomunikasikan kesimpulan jawaban permasalahan sehari-hari sesuai dengan pertanyaan. Begitupula dengan siswa gaya belajar kinestetik, namun mereka kurang mampu dalam menyatakan peristiwa sehari-hari dengan simbolsimbol matematika dalam menyajikan ide-ide matematika. Sehingga siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial berada pada tingkat pencapaian 4 dan untuk siswa dengan gaya belajar kinestetik berada pada tingkat pencapaian 3.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Komunikasi Matematis, Model Pembelajaran Resource Based Learning, Gaya Belajar.
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika, S1
    Depositing User: pkl10 tik 2017
    Date Deposited: 09 Feb 2017 05:52
    Last Modified: 09 Feb 2017 05:52

    Actions (login required)

    View Item