ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA

Dian Puspita Sari, 4101412052 (2016) ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA. Under Graduates thesis, Universitas Negeri semarang.

[img]
Preview
PDF
Download (4Mb)

    Abstract

    Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah agar siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika. Indikator pemecahan masalah matematika meliputi mengidentifikasi unsur yang diketahui, yang ditanyakan, dan menyusun model matematika; menerapkan strategi untuk menyelesaikan masalah; melaksanakan perhitungan; dan memeriksa kebenaran jawaban terhadap masalah awal. Meskipun kemampuan pemecahan masalah matematika penting, tetapi kebanyakan siswa masih lemah dalam hal pemecahan masalah matematika. Hal tersebut terlihat pada hasil tes yang dilakukan oleh dua studi internasional, PISA dan TIMSS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pembelajaran PBL, serta mengetahui ketuntasan hasil belajar kemampuan berpikir kreatif matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Sekaligus untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Pengelompokan Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif siswa dikategorikan TKBK Atas, Tengah, dan Bawah. Penelitian ini menggunakan mixed methods. Subjek kelas ini adalah kelas VIII G SMP N 5 Semarang yang diberikan tes kemampuan berpikir kreatif dan tes pemecahan masalah matematika. Pengelompokan TKBK siswa didasarkan pada hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Selanjutnya dipilih 6 siswa yang dipilih dari masing-masing TKBK 2 subjek penelitian secara purposive sample. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan wawancara. Wawancara dilakukan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika dari masing-masing TKBK. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis ketuntasan belajar siswa, analisis korelasi antara kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah, serta reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dengan model PBL berkualitas baik, sehingga hasil belajar kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah siswa telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika pada TKBK Atas lebih baik dibandingkan dengan TKBK Tengah dan Bawah. Sedangkan kemampuan TKBK Tengah lebih baik dari pada TKBK Bawah.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis, TKBK.
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika, S1
    Depositing User: pkl10 tik 2017
    Date Deposited: 09 Feb 2017 05:55
    Last Modified: 09 Feb 2017 05:55

    Actions (login required)

    View Item