PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATERI POKOK TEOREMA PYTHAGORAS SMP NEGERI 2 PEMALANG TAHUN AJARAN 2008/2009

Bayu Ardi Nugroho , 4101404592 (2009) PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATERI POKOK TEOREMA PYTHAGORAS SMP NEGERI 2 PEMALANG TAHUN AJARAN 2008/2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBANDINGAN PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII MATERI POKOK TEOREMA PYTHAGORAS SMP NEGERI 2 PEMALANG TAHUN AJARAN 2008/2009) - Published Version
Download (10Mb)

    Abstract

    Selama ini kegiatan pembelajaran matematika yang terjadi di SMP N 2 Pemalang masih dilaksanakan dengan menggunakan metode ekspositori, dimana guru menerangkan, siswa mencatat dan mengerjakan latihan. Pembelajaran ekspositori ini menyebabkan sebagian siswa merasa kurang bersemangat dalam belajar matematika, akibatnya hasil belajar siswa kurang memuaskan. Untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar serta meningkatkan hasil belajar siswa, bukan hanya diperlukan suatu model pembelajaran saja, melainkan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan model pembelajaran Quantum Teaching (QT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manakah yang lebih baik antara model pembelajaran CTL dan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar matematika materi pokok teorema Pythagoras pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pemalang. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling dengan pertimbangan siswa mendapat materi berdasarkan kurikulum yang sama, siswa diampu oleh guru yang sama, dan siswa yang menjadi objek penelitian duduk pada level yang sama. Dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian, yaitu kelas VIII A sebagai kelas Eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran CTL dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran QT. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelas Eksperimen adalah 76,19 dan ratarata hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 72,17. Berdasarkan uji t dua sampel, ternyata nilai thitung = 1,853 > ttabel = 1,666. Pada taraf signifikansi 5%, sehingga H 0 ditolak, berarti pembelajaran dengan model CTL lebih baik dari pembelajaran dengan model QT. Dengan nilai KKM yang telah ditentukan oleh sekolah yaitu sebesar 68, Presentase ketuntasan belajar siswa dengan model pembelajaran CTL mencapai 83,33%, sedangkan presentase ketuntasan belajar siswa dengan model pembelajaran QT mencapai 76,47%. Simpulan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa dengan model CTL lebih baik daripada prestasi belajar siswa dengan model pembelajaran QT pada materi pokok teorema Pythagoras. Saran dari peneliti adalah guru matematika di SMP Negeri 2 Pemalang hendaknya mencoba untuk menerapkan model pembelajaran CTL dan Quantum Teaching sebagai alternatif kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Model Pembelajaran, CTL, Quantum Teaching, Hasil Belajar.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Fakultas: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Pendidikan Matematika, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 18 May 2011 02:14
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:49

    Actions (login required)

    View Item