KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN LANGENSARI KABUPATEN SEMARANG

Ferdita Dian Meiliana , 1401412435 (2016) KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN LANGENSARI KABUPATEN SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN LANGENSARI KABUPATEN SEMARANG)
Download (2649Kb)

    Abstract

    Pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Langensari Kabupaten Semarang masih memiliki kendala dalam pelaksanaannya, yaitu guru belum optimal dalam membimbing siswa untuk mencari dan menemukan konsep materi pelajaran secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN Langensari Kabupaten Semarang dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, yaitu menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian ini yaitu eksperimen kuasi bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Langensari 02 sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas IV SDN Langensari 03 sebagai kelompok eksperimen. Penelitian ini dilakukan sebanyak empat kali pada masing-masing kelompok. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam mengolah data penelitian yaitu uji prasyarat analisis meliputi normalitas dan homogenitas, dan analisis akhir. Pada analisis akhir atau pengujian hipotesis penelitian yang digunakan adalah uji t-tes. Hasil uji t menunjukkan thitung>ttabel (3,527>1,66), artinya hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol. Hal ini didukung oleh hasil uji N-gain yang menunjukkan peningkatan kelas eksperimen berada pada kriteria sedang yaitu sebesar 0,39, sedangkan kelas kontrol berada pada kriteria rendah yaitu sebesar 0,15. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan, model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Langensari dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Jadi Ho ditolak dan Ha diterima. Saran yang dapat disampaikan yaitu model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat diterapkan pada pembelajaran IPA agar pembelajaran lebih bermakna. Selain itu, model pembelajaran inkuiri terbimbing juga dapat diterapkan pada mata pelajaran lain. Agar pembelajaran inkuiri terbimbing operasional maka sebaiknya anggota kelompok belajar jangan melebihi 4 orang dan sebaiknya guru membatasi waktu pada saat melakukan kegiatan percobaan.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Hasil belajar; IPA; keefektifan; model pembelajaran inkuiri terbimbing
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: retma upt perpus
    Date Deposited: 08 Dec 2016 11:38
    Last Modified: 08 Dec 2016 11:38

    Actions (login required)

    View Item