PENERAPAN MODEL RESOURCE BASED LEARNING (RBL) UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERFIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS VIIA SMP 2 MEJOBO KUDUS TAHUN AJARAN 2008/2009

Ani Fitriani , 3101405035 (2009) PENERAPAN MODEL RESOURCE BASED LEARNING (RBL) UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERFIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS VIIA SMP 2 MEJOBO KUDUS TAHUN AJARAN 2008/2009. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PENERAPAN MODEL RESOURCE BASED LEARNING (RBL) UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN BERFIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS VIIA SMP 2 MEJOBO KUDUS TAHUN AJARAN 2008/2009) - Published Version
Download (1451Kb)

    Abstract

    Belajar berdasarkan pemecahan masalah menuntut anak untuk kreatif memanfaatkan sumber belajar yang ada. Berdasarkan pengamatan penulis dan informasi dari guru yang mengajar sejarah di kelas VIIA SMP 2 Mejobo Kudus, hasil ulangan harian dan perhatian siswa pada mata pelajaran sejarah pada umumnya belum seperti yang diharapkan, kebanyakan mereka pasif, apatis, dan kurang dapat mengembangkan kreativitasnya. Resource Based Learning (RBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mengakibatkan anak mampu mewujudkan kreatitas mereka, sesuai dengan minat belajar dan kesempatan yang diberikan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Resource Based Learning (RBL) dapat meningkatkan ketrampilan berfikir kreatif dalam memecahkan masalah pada pembelajaran sejarah siswa kelas VIIA SMP 2 Mejobo Kudus tahun ajaran 2008/2009. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan menggunakan tes, angket, lembar observasi, penilaian portofolio dan dokumentasi sebagai alat pengumpul data. Penelitian dilaksanakan di SMP 2 Mejobo Kudus dengan subyek penelitian siswa kelas VIIA sebanyak 40 siswa, yang terdiri dari 24 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan kemampuan berfikir kreatif siswa dari siklus I ke siklus II. Hal ini bisa dilihat dari peningkatan hasil tes siswa yaitu jumlah siswa yang tuntas belajar pada siklus I sebanyak 29 siswa (72.5%) mengalami peningkatan sebesar 2.375 poin pada siklus II dari ketuntasan belajar mencapai 35 siswa (87.5%.), kemampuan mengerjakan tes ketrampilan berfikir kreatif pada siklus I nilai rata-rata 78.75 mengalami peningkatan mencapai 3.125 poin dari nilai rata-rata 81.875, yang didukung oleh penilaian portofolio pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar 2.875 poin. Saran yang diajukan adalah (1) Guru sejarah dalam menyampaikan materi hendaknya mencoba menggunakan model Resource Based Learning (RBL), (2) guru perlu mengembangkan dan meningkatkan kreatifitasnya supaya proses pembelajaran yang terjadi tidak monoton sehingga siswa menjadi lebih aktif dan lebih bersemangat dalam kegiatan belajar mengajar yang mengakibatkan meningkatnya prestasi siswa, (3) Guru harus menyesuaikan antara model pembelajaran dengan pokok bahasan yang dikaji agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: Model Resource Based Learning (RBL), Ketrampilan Berfikir Kreatif, Pemecahan Masalah.
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Fakultas: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah, S1
    Depositing User: dwi perpus unnes
    Date Deposited: 17 May 2011 22:57
    Last Modified: 25 Apr 2015 00:49

    Actions (login required)

    View Item