PROGAM PEMBINAAN DAN PEMBELAJARAN BAGI PECANDU NARKOBA DI YAYASAN “RUMAH DAMAI” SEMARANG

Irene Puspita Dewi , 1201412063 (2016) PROGAM PEMBINAAN DAN PEMBELAJARAN BAGI PECANDU NARKOBA DI YAYASAN “RUMAH DAMAI” SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1228Kb)

    Abstract

    Pendidikan tidak hanya dapat dilaksanakan oleh masyarakat yang bebas dari catatan hukum saja, tetapi masyarakat yang terkena kasus hukum juga mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan salah satu contoh adalah pecandu narkoba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui progam pembinaan dan pembelajaran bagi pecandu narkoba di Yayasan Rumah Damai Semarang beserta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian berjumlah 7 orang terdiri dari 4 peserta dan 3 pembina. Sementara informan berjumlah 2 orang yaitu ketua yayasan dan tenaga kesejahteraan sosial. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah progam pembinaan di Yayasan Rumah Damai melalui tiga tahapan yaitu penyembuhan, pemulihan dan sosialisasi. Pembelajaran di Yayasan Rumah Damai Semarang berjalan maksimal karena adanya komponen pembelajaran berupa perumusan tujuan, bahan belajar, kegiatan atau situasi pembelajaran, metode, media, dan alat evaluasi telah terlaksana dengan baik. Adanya perubahan perilaku sosial menjadi lebih baik pada peserta didik yaitu yang pada awalnya sulit untuk mengikuti peraturan menjadi taat pada peraturan serta rajin beribadah. Kendala yang dialami adalah kurangnya tenaga ahli profesional dan kejenuhan peserta didik karena kegiatan yang berulang-ulang serta kurangnya pelatihan ketrampilan untuk peserta didik. Simpulan dari penelitian ini adalah progam pembinaan yang meliputi penyembuhan, pemulihan dan sosialisasi telah berjalan dengan baik serta proses pembelajaran pada Yayasan Rumah Damai Semarang telah sesuai teori karena memiliki enam komponen yang berjalan maksimal yaitu perumusan tujuan, bahan belajar, kegiatan atau situasi pembelajaran, metode, media, dan alat evaluasi. Terdapat perubahan perilaku sosial menjadi lebih taat pada peraturan dan rajin beribadah pada peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran. Kendala yang dialami berasal dari pendidik yaitu kurangnya tenaga ahli yang berpengalaman serta mentor dan dari peserta didik adalah tingkat kejenuhan peserta didik karena kegiatan yang berulang-ulang. Saran yang diberikan untuk Yayasan Rumah Damai adalah dengan perekrutan tenaga ahli profesional sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung maksimal serta memberikan pelatihan ketrampilan yang berkelanjutan agar peserta didik mempunyai bekal saat kembali ke masyarakat.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: pembinaan, pembelajaran, pecandu narkoba, rehabilitasi narkoba.
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah, S1
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Luar Sekolah (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 24 Oct 2016 07:45
    Last Modified: 24 Oct 2016 07:45

    Actions (login required)

    View Item