Sintesis Nanopartikel Tembaga Dari Larutan CuNO3 Menggunakan Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum)

Dr. Wara Dyah Pita Rengga, S.T., M.T. and Widya Prita , Hapsari and Dwi Wahyu, Ardianto (2016) Sintesis Nanopartikel Tembaga Dari Larutan CuNO3 Menggunakan Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum). Under Graduates thesis, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (ABSTRAK)
Download (81Kb)
    [img]
    Preview
    PDF (BAB I)
    Download (92Kb)
      PDF (BAB II)
      Restricted to Repository staff only

      Request a copy
        PDF (BAB III)
        Restricted to Repository staff only

        Request a copy
          PDF (BAB IV)
          Restricted to Repository staff only

          Request a copy
            PDF (BAB V)
            Restricted to Repository staff only

            Request a copy
              PDF (DAFTAR PUSTAKA)
              Restricted to Repository staff only

              Request a copy
                PDF (LAMPIRAN)
                Restricted to Repository staff only

                Request a copy

                  Abstract

                  Nanoteknologi pada pembuatan material difungsikan untuk membuat kemampuan terhadap katalis dan antibakteri semakin meningkat dan mengurangi jumlah sediaan logam. Nanopartikel tembaga salah satu nanopartikel yang berperan sebagai katalis dan anti bakteri yang digunakan di bidang non-pangan dan kesehatan karena Tembaga termasuk logam yang stabil namun beracun. Perkusor yang digunakan adalah CuNO3. Ekstrak bunga cengkeh sebagai bioreduktor didapat dari ekstraksi serbuk bunga cengkeh dengan aquades yang dilakukan suhu 80oC selama 30 menit. Nanopartikel tembaga dibuat melalui prinsip kimia hijau dengan metode reduksi. Volume larutan bioreduktor dan prekursor dicampur dengan rasio 1 : 1; 1 : 2; 1 : 3; dan 1 : 4. Hasil nanopartikel tembaga berwarna coklat kehijauan dan dikarakterisasi untuk mendapatkan nanopartikel tembaga dengan ukuran nanopartikel terkecil dan distribusi ukuran yang lebih homogen dan jenis nanopartikel yang didapat. Analisi yang digunakan adalah GCMS untuk mengetahui kadar eugenol dalam ekstrak bunga cengkeh, XRD untuk menentukan jenis nanopartikel tembaga, dan TEM untuk mengetahui ukuran nanopartikel tembaga. Nanopartikel tembaga yang didapat dari sintesis adalah serbuk berwarna coklat kehijauan. Bioreduktor ekstrak bunga cengkeh mengandung eugenol sebesar 79,41% yang berperan sebagai reduktor. Nanopartikel tembaga yang diperoleh adalah nanopartirkel kembaga Cuo dengan bentuk kristal Face Centered Cubic. Ukuran nanopartikel tembaga mencapai 10,39 pada rasio 1 : 1 merupakan ukuran terkecil dibandingkan rasio 1 : 2, 1 : 3, dan 1 : 4. Ukuran tersebut terdistribusi ukuran partikel 10,39 sampai 91.40 nm Kata kunci: bioreduktor, ekstrak bunga cengkeh, nanopartikel, tembaga . Kata kunci: Nanopartikel, Tembaga, Bioreduktor, Ekstrak Cengkeh, Tembaga nitrat

                  Item Type: Thesis (Under Graduates)
                  Subjects: T Technology > T Technology (General)
                  Fakultas: Fakultas Teknik
                  Depositing User: Repository Universitas Negeri Semarang
                  Date Deposited: 21 Oct 2016 10:20
                  Last Modified: 21 Oct 2016 10:20

                  Actions (login required)

                  View Item