PENGEMBANGAN ALAT PEWARNAAN BATIK PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA KETERAMPILAN SISWA KELAS V SD NEGERI SENDANGREJO KABUPATEN PATI

Endri Supiani , 1401412150 (2016) PENGEMBANGAN ALAT PEWARNAAN BATIK PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA KETERAMPILAN SISWA KELAS V SD NEGERI SENDANGREJO KABUPATEN PATI. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (2931Kb)

    Abstract

    Pembelajaran SBK di kelas V SD Negeri Sendangrejo pada kegiatan praktik membuat batik tulis, siswa sudah bisa membuat batik namun masih belum kreatif dan kurang terampil. Hasil belajar siswa rendah dan belum sesuai dengan KKM. Peneliti mengembangkan alat pewarnaan batik agar siswa berkreasi membuat motif pewarnaan pada kain batik. Alat pewarnaan batik sebelumnya dikembangkan oleh Nino Libriani tahun 2014 yang mengembangkan alat pewarnaan untuk skala laboratorium dan industri. Desain pengembangan alat pewarnaan batik meliputi bagian bentuk alat, ukuran alat, dan bentuk motif alat yang disesuaikan dengan perkembangan siswa SD. Rumusan masalah bagaimana cara mengembangkan desain alat pewarnaan batik pada pembelajaran SBK? Tujuan penelitian untuk mengembangkan desain alat pewarnaan batik pada pembelajaran SBK dan meningkatkan keefektifan pembelajaran SBK serta aktivitas siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan langkah potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, revisi produk, dan produk akhir. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Sendangrejo. Teknik analisis data menggunakan analisis data produk, hasil belajar, dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengembangan desain alat pewarnaan batik meliputi bentuk desain alat seperti stempel, ukuran pegangan alat berukuran 10 cm, dan motif alat berukuran 4,5 cm dengan motif lingkaran berpola, kawung, dan roll. Berdasarkan validasi pakar menunjukkan alat pewarnaan batik layak uji pakar media dan materi mendapatkan persentase sebeasar 84,72% dengan kriteria sangat layak dan 79, 16% dengan kriteria layak; (2) pengguanaan alat pewarnaan batik berpengaruh terhadap keefektifan pembelajaran SBK yang dibuktikan dengan hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai siswa sebesar 78,33; (3) aktivitas siwa memperoleh rata-rata persentase 81,35 dengan kriteria sangat tinggi. Simpulan penelitian menunjukkan hasil pengembangan desain alat pewarnaan batik berdasarkan validasi pakar media dan materi telah memenuhi kriteria layak, dapat meningkatkan keefektifan pembelajaran dan aktivitas siswa. Saran pada penelitian ini adalah guru dan sekolah dapat mengembangkan media pembelajaran yang lebih inovatif bagi siswa untuk meningkatkan mutu sekolah.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: alat, pewarnaan, batik, pembelajaran, SBK
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 13 Oct 2016 08:08
    Last Modified: 13 Oct 2016 08:08

    Actions (login required)

    View Item