PENGARUH MODEL COOPERATIF LEARNING TIPE ARTIKULASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN SOSIAL BUDAYA PADA SISWA KELAS IV SD

Hening Indreswara Hidayaningrum , 1401411523 (2016) PENGARUH MODEL COOPERATIF LEARNING TIPE ARTIKULASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN SOSIAL BUDAYA PADA SISWA KELAS IV SD. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (4Mb)

    Abstract

    Berdasarkan data hasil observasi pra penelitian di kelas IV SDN Sampangan 01 Semarang, diketahui bahwa hasil belajar berdasakan ketuntasan klasikal masih rendah, yaitu <50%. Hal tersebut dikarenakan guru banyak menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran. Metode ceramah merupakan metode yang bersifat satu arah, kegiatan pembelajaran didominasi oleh guru sehingga keaktifan siswa dalam pembelajaran menjadi rendah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah model cooperative learning tipe artikulasi berpengaruh dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Sampangan 01 Semarang”. Sesuai dengan rumusan masalah, maka secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model cooperative learning tipe artikulasi dalam pembelajaran IPS pada siswa kelas IV SDN Sampangan 01 Semarang. Jenis penelitian eksperimen yang digunakan adalah Quasi-Experimental Research dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini adalah penelitian populasi. Sampel diambil dari subjek populasi yang terdiri dari 22 siswa kelas IVA (kelompok eksperimen) dan 25 siswa kelas IVB (kelompok kontrol). Variabel independen dalam penelitian ini yaitu model cooperative learning tipe artikulasi, sedangkan variabel dependen adalah hasil belajar. Hasil pengamatan aktivitas siswa menunjukkan bahwa aktivitas di kelas eksperimen memperoleh 82,1% (sangat tinggi) dan aktivitas siswa dikelas kontrol 75% (tinggi). Rata-rata posttest kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, dengan mean kelas eksperimen 74,77, sedangkan mean kelas kontrol adalah 69,8. Selain itu, uji gain di kelas eksperimen secara klasikal diperoleh (g) = 0,40 (sedang), sedangkan pada kelas kontrol (g) = 0,28 (rendah). Hasil uji t diperoleh thitung 2,159 dan 2,186 (>ttabel (2,014), dengan nilai Sig. (2- tailed)<0,05 yaitu 0,036 dan 0,034, berarti ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai korelasi (r) menunjukkan nilai 0,828 (68%), sehinga model cooperative learning tipe artikulasi terbukti berpengaruh terhadap hasil belajar IPS materi kenampakan alam dan sosial budaya pada siswa kelas IV SDN Sampangan 01 Semarang. Peneliti menyarankan supaya model cooperative learning khususnya tipe artikulasi dapat diterapkan dalam pembelajaran sebagai variasi metode mengajar untuk meningkatkan aktivitas belajar dan tingkat pemahaman siswa sehingga berdampak pada hasil belajar IPS.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: artikulasi, cooperative learning, hasil belajar
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 11 Oct 2016 07:28
    Last Modified: 11 Oct 2016 07:28

    Actions (login required)

    View Item