HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XII SMA N 1 MIJEN-DEMAK TAHUN AJARAN 2015/2016


Yashinta Rizky Ananda , 1301411110 (2016) HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR PADA SISWA KELAS XII SMA N 1 MIJEN-DEMAK TAHUN AJARAN 2015/2016. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[thumbnail of 1301411110.pdf]
Preview
PDF - Published Version
Download (1MB) | Preview

Abstract

Kematangan emosi merupakan suatu kondisi dimana seseorang telah mencapai tingkat kedewasaan emosinya. Pengambilan keputusan karir merupakan suatu proses berpikir untuk memilih strategi atas berbagai pilihan karir yang ada. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) gambaran kematangan emosi siswa (2) gambaran pengambilan keputusan karir siswa (3) hubungan kematangan emosi dengan pengambilan keputusan karir siswa. Penelitian ini termasuk kedalam penelitian ex post facto dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Responden diminta untuk mengisi skala kematangan emosi skala pengambilan keputusan karir. Uji hipotesis dengan menggunakan uji korelasi Product Moment. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 114 siswa dengan populasi sebesar 170 siswa. Hasil penelitian ini yaitu (1) sejumlah 13 siswa memiliki tingkat kematangan emosi sangat tinggi, 99 siswa memiliki tingkat kematangan emosi tinggi dan 2 siswa memiliki tingkat kematangan emosi sedang, sehingga dinyatakan bahwa siswa memiliki tingkat kematangan emosi tinggi (2) sejumlah 10 siswa memiliki kemampuan pengambilan keputusan karir sangat tinggi, 98 siswa memiliki kemampuan pengambilan keputusan karir tinggi dan 6 siswa mempunyai kemampuan pengambilan keputusan karir sedang, sehingga dinyatakan bahwa siswa memiliki kemampuan pengambilan keputusan karir tinggi (3) terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan yang positif dan tingkat hubungan yang rendah. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji korelasi Product Moment dengan nilai sig = 0,000 = 0% kurang dari α = 5% dengan koefisien korelasi sebesar 0,348. Dari hasil sig < α, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) kematangan emosi siswa tinggi (2) pengambilan keputusan siswa tinggi dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kematangan emosi dengan pengambilan keputusan karir dengan tingkat hubungan rendah. Saran bagi konselor sekolah diharapkan dapat meningkatkan pemberian layanan-layanan bimbingan dan konseling. Bagi kepala sekolah diharapkan memfasilitasi program pemberian layanan bimbingan dan konseling.

Item Type: Thesis (Under Graduates)
Uncontrolled Keywords: Kematangan Emosi, Pengambilan Keputusan Karir
Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
Date Deposited: 11 Oct 2016 11:27
Last Modified: 11 Oct 2016 11:27
URI: http://lib.unnes.ac.id/id/eprint/24143

Actions (login required)

View Item View Item