KONSELING DALAM VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING(VCT) PADA KLIEN BERESIKO TINGGI HIV/AIDS DI PERKUMPULAN KELUAGA BERENCANA INDONESIA (PKBI) GRIYA ASA SEMARANG

Fachrunnisa Yunitasari , 1301411080 (2016) KONSELING DALAM VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING(VCT) PADA KLIEN BERESIKO TINGGI HIV/AIDS DI PERKUMPULAN KELUAGA BERENCANA INDONESIA (PKBI) GRIYA ASA SEMARANG. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (1178Kb)

    Abstract

    Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ditemukan di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) yang didalamnya terdapat program dinamakan Voluntary Counseling and Testing (VCT) yaitu pemaduan antara konseling dan serangkaian tes sukarela pada klien/ orang beresiko tinggi terkena HIV/AIDS. Syarat untuk menjadi seorang konselor yang melakukan konseling dalam VCT hanya mengikuti pelatihan yang cukup singkat selama 3-4 hari dan bersertifikasi sedangkan konselor sendiri harus mengikuti akademik S1, S2, S3 dan sekurangnya mengikuti pelatihan dan pendidikan konseling baru dikatakan sebagai seorang konselor. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah membahas tentang profil kondelor, pelaksanaan VCT,dan keefektifan konseling dalam VCT itu sendiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey. Populasi penelitian ini adalah 3 orang konselor di PKBI Griya Asa Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling yaitu dengan memngambil keseluruhan populasi diperoleh sampel penelitian sejumlah 3 konselor. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yang discore. Analisis data yang digunakan melalui analisis deskriptif presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan konseling dalam Voluntary Counseling and Testing (VCT) oleh 3 konselor dapat dilihat dari berbagai aspek yaitu profil konselor dalam VCT konselor A (78,80%), konselor B (53,20%), konselor C (63,40%);selanjutnya dari aspek pelaksanaan konseling dalam VCT konselor A (67,00%), konselor B (63,40%), konselor C (65,48%); dan aspek keefektifan konseling dalam VCT sendiri konselor A (67,00%), konselor B (47,00%) konselor C (60,00%). Hal tersebut menunjukkan bahwa keefektifan konseling dalam Voluntary Counseling and Testing (VCT) pada klien beresiko tinggi HIV/AIDS di PKBI Griya Asa Semarang memasuki criteria kurang efektif dan belum memenuhi standart efektif

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: keefektifan konseling dalam Voluntary Counseling and Testing (VCT)
    Subjects: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling, S1
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Fakultas: Fakultas Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling (S1)
    Depositing User: Hapsoro Adi Perpus
    Date Deposited: 10 Oct 2016 08:10
    Last Modified: 10 Oct 2016 08:10

    Actions (login required)

    View Item