PERBEDAAN HASIL BUSTIER DITINJAU DARI BAHAN PELAPIS (INTERFACING) DAN TEKNIK PENGEPRESAN LAPISAN DALAM

Dede Apriliani, 5401411063 (2016) PERBEDAAN HASIL BUSTIER DITINJAU DARI BAHAN PELAPIS (INTERFACING) DAN TEKNIK PENGEPRESAN LAPISAN DALAM. Under Graduates thesis, Universitas Negeri Semarang.

[img]
Preview
PDF (PERBEDAAN HASIL BUSTIER DITINJAU DARI BAHAN PELAPIS (INTERFACING) DAN TEKNIK PENGEPRESAN LAPISAN DALAM)
Download (1290Kb)

    Abstract

    Pengepresan lapisan dalam berperan penting terhadap hasil bustier. Ketersediaan mesin press pada modiste dan Mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Busana terbatas, seterika listrik manual merupakan alat yang biasa digunakan untuk melakukan pengepresan, berbagai bahan digunakan untuk membuat bustier, karakteristik setiap bahan yang berbeda-beda terutama bila terkena panas. Masalah sering yang timbul setelah pengepresan lapisan dalam akibat panas yang tidak sesuai diantaranya timbul gelembung, warna kain berubah, arah serat berubah, dan sisa lem timbul pada bagian baik kain. Muncul berbagai teknik pengepresan lapisan dalam, yaitu dilapisi kain basah, disemprot air, dilapisi kertas, dan tanpa dilapisi apapun yang memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing, bermacam-macam teknik pengepresan lapisan dalam diharapkan dapat memperkecil masalah yang timbul pada pengepresan lapisan dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil bustier menggunakan empat teknik pengepresan lapisan dalam dan mengetahui teknik pengepresan dalam manakah yang menghasilkan hasil terbaik. Desain metode dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan one shoot case study, masing-masing diberlakukan teknik pengepresan yang berbeda-beda menggunakan seterika listrik manual terhadap sampel penelitian yaitu bahan utama silangan satin dengan kandungan serat polyester, lapisan dalam kain gula. Hasil bustier dengan indikator kerataan permukaan, warna kain, arah serat, dan hasil tekanan. Teknik analisis data menggunakan uji ANOVA satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keempat teknik pengepresan lapisan dalam tidak ada perbedaan, diperoleh Ftabel=4.06 F hitung= 0.66, apabila Ftabel > Fhitung maka H0 diterima. Kesimpulan yang dapat diambil adalah tidak ada perbedaan dari keempat hasil teknik pengepresan lapisan dalam. Hasil terbaik teknik pengepresan lapisan dalam dengan dilapisi kain basah. Kesimpulan dalam penelitian ini, bahwa tidak ada perbedaan hasil pengepresan lapisan dalam pada bustier menggunakan empat teknik pengepresan lapisan dalam menggunakan seterika listrik manual. Hasil terbaik adalah pada pengepresan dengan dilapisi kain basah mendapatkan hasil yang terbaik. Saran yang perlu disampaikan adalah hasil terburuk terdapat pada pengepresan tanpa dilapisi apapun, suhu yang digunakan pada pengepresan lapisan dalam ini kurang menghasilkan panas yang lebih, sehingga proses pengepresan lebih lama dan penelitian lanjutan dapat menerapkan bahan pelapis selain kain gula yang biasa digunakan untuk bustier yang akan menghasilkan hasil berbeda.

    Item Type: Thesis (Under Graduates)
    Uncontrolled Keywords: bustier, lapisan dalam, dan teknik pengepresan lapisan dalam
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    T Technology > TY Pendidikan Kesejahteraan Keluarga > TY3 Tata Busana S1
    Fakultas: Fakultas Teknik > Pendidikan Tata Busana, S1
    Depositing User: S.Kom Heru Setyanto
    Date Deposited: 28 Sep 2016 10:15
    Last Modified: 28 Sep 2016 10:15

    Actions (login required)

    View Item